Logo Header Antaranews Kepri

Warga Batam Banyak Belum Miliki MCK

Selasa, 18 Februari 2014 19:46 WIB
Image Print
Wali Kota Batam Ahmad Dahlan (antarakepri.com)

Batam (Antara Kepri) - Wali Kota Batam Kepulauan Riau Ahmad Dahlan mengatakan masih banyak warga pesisir di kota itu yang belum memiliki fasilitas mandi cuci kakus (MCK) di rumahnya dan membutuhkan bantuan dari pemerintah.

"Masih ada masalah, masih banyak yang rumahnya belum ada toilet," kata Wali Kota usai meresmikan proyek fisik APBD pulau utama di Batam, Selasa.

Pemkot Batam membangun beberapa fasilitas sanitasi di pesisir, di antaranya di Teluk Lengung Kecamatan Nongsa, untuk membantu masyarakat dalam masalah kebersihan.

Di Teluk Lengung, pemerintah mendirikan fasilitas MCK dengan empat kamar mandi dengan beberapa keran air di bagian luar fasilitas sanitasi.

"Makanya kami buat MCK. Jangan hanya di rusun saja. Seluruh warga Batam harus hidup layak," kata dia.

Menurut Wali Kota, sanitasi adalah hal yang penting untuk warga. Tanpa fasilitas sanitasi yang baik, maka dikhawatirkan dapat menyebabkan banyak penyakit.

Sementara itu, warga Teluk Lengung, Amini, mengatakan selama ini kesulitan dengan sanitasi. Warga menggunakan pinggir sungai untuk kepentingan sanitasi.

"Di sini susah, dapat air pun susah," kata dia.

Sementara itu, Pemkot Batam meresmikan proyek fisik senilai Rp245.651.268.589 dari 459 pekerjaan paket pekerjaan dalam Anggaran Belanja dan Pendapatan Daerah 2013 di pulau utama.

Dalam APBD 2013, Pemkot Batam menganggarkan pembangunan 492 paket pekerjaan fisik, sebanyak 459 paket di antaranya untuk pengerjaan pulau utama dan 33 paket lainnya di pulau pesisir.

Sementara dari 492 paket pengerjaan, 238 paket pekerjaan di antaranya pembangunan atau revitalisasi dan 254 paket pekerjaan rehabilitasi atau peningkatan.

Di antara proyek yang diresmikan yaitu fasilitas sanitasi, penataan taman-taman, pemeliharaan dan perbaikan lampu jalan, pembangunan instalasi pengelolaan air dan limbah, peningkatan beberapa ruas jalan dan pembangunan 15 sekolah baru serta ruang kelas baru. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026