Logo Header Antaranews Kepri

Singapura Aman dari Kabut Asap Batam

Jumat, 14 Maret 2014 21:46 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Wilayah Singapura aman dari tiupan kabut asap kebakaran hutan yang menebal di beberapa lokasi di Kota Batam Kepulauan Riau, kata Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Hang Nadim Batam Philip Mustamu.

"Saat ini angin bertiup dari utara ke barat laut, jadi kabut asap di Batam tidak akan sampai ke Singapura," kata Philip Mustamu di Batam, Jumat.

Ia juga memastikan kabut asap yang menggelayut di langit Batam berasal dari kebakaran yang terjadi di wilayah itu. Bukan asap kiriman dari Riau, Sumatera.

"Kabut asap berasal dari lokal Batam," kata dia.

BMKG Batam memantau terdapat satu atau dua titik panas di wilayah Kota Batam. Titik panas itu berasal dari kebakaran lahan.

"Titik panas bukan di Pulau Batam, tapi pulau lain yang ada di Batam," kata dia memastikan.

BMKG juga menghimbau agar masyarakat mengantisipasi potensi terjadinya kebakaran lahan di wilayah Kepulauan Riau akibat suhu udara yang tinggi, kurangnya jumlah curah hujan serta kecepatan angin yang kencang.

Sementara itu, meskipun kabut asap mulai terasa, namun belum mengganggu jarak pandang untuk keamanan penerbangan.

Kebakaran lahan terus terjadi di beberapa daerah di Kota Batam. Dinas Kelautan Perikanan, Peternakan, dan Kehutanan Kota Batam, mencatat sejak Januari hingga awal Maret 2014 seluas 265 hektare hutan lindung terbakar akibat cuaca panas, kesengajaan dan kelalaian manusia.

Data Dinas KP2K menunjukan kebakaran banyak terjadi di hutan lindung Sei Harapan, Sei Temiang, Mata Kucing, Bukit Dangas, Bukit Harimau Sekupang, dan Sei Pancur.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah II Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau, Nur Patria Kurniawan mengatakan pihaknya terus berupaya memadamkan api.(Antara)

Editor: Dedi



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026