Logo Header Antaranews Kepri

17 Kementerian dan Lembaga Garap PPKI di Batam

Sabtu, 29 Maret 2014 11:39 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Sebanyak 17 kementerian dan lembaga akan ikut menggarap pelaksanaan Pekan Produk Kreatif Indonesia yang dilaksanakan di Batam, Kepulauan Riau, selaras dengan Musabaqah Tilawatil Quran Nasional, kata Kepala Dinas Pariwisata Kepri Guntur Sakti.

"Pekan Produk Kreatif Indonesia (PPKI) didukung 17 kementerian dan lembaga yang berkomitmen menyukseskan kegiatan itu. Apalagi, ini pertama kalinya dilaksanakan di luar Jakarta," kata Guntur Sakti di Batam, Sabtu.

Sebanyak 17 kementerian dan lembaga yang terlibat, antara lain Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang menyiapkan berbagai penampilan kebudayaan; Kementerian Luar Negeri yang menyiapkan kedatangan duta besar negara Islam; dan Kamar Dagang dan Industri.

Pemprov Kepri menyiapkan beberapa lokasi acara, di antaranya Gedung Islamic Centre yang belum terbangun sebagai tempat pameran, ruangan di gedung Politeknik Batam untuk panggung kebudayaan dan beberapa ruangan hotel sebagai tempat konvensi.

Gedung Islamic Centre yang belum selesai dibangun akan disulap menjadi tempat pameran yang representatif.

Lahan tidur yang berada mengelilingi bangungan setengah jadi itu akan diberikan sentuhan "blackstone" agar lebih padat dan nyaman diinjak.

Perwakilan dari Kemenko Kesra Dohardo Pakpahan mengatakan bahwa sebanyak 15 subsektor industri ekonomi kreatif akan dipamerkan dalam PPKI.

"Nanti akan ada musik, fasion, media TV dan radio, barang seni, kerajian, periklanan, riset, kuliner, dan lainnya, 15 subsektor industri ekonomi kreatif," jelas dia.

Untuk pertama kali, Menko Kesra memilih lokasi penyelenggaraan PPKI di luar Jakarta. Pemerintah menunjuk Batam sebagai lokasi penyelenggaraan dan menyelaraskan kegiatan itu dengan Musabaqah Tilawatil Quran tingkat nasional.

Ketua Panitia PPKI Haswan Yunaz mengharapkan PPKI di Batam lebih sukses daripada penyelenggaraan tahun sebelumnya.

"Batam adalah pintu masuk dari luar negeri. Kami harapkan dengan dilaksanakan di sini, akan dapat mengundang 'buyers' dari negara tetangga," kata dia. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026