
Polisi Batam Kejar Geng Motor Pebuat Onar

Batam (Antara Kepri) - Polresta Barelang terus memburu kelompok geng motor yang berbuat onar, melakukan pengeroyokan, pencurian dengan kekerasan di kawasan Bandara Internasional Hang Nadim Batam.
"Kami sudah kantongi identitas pelaku. Kami terus melakukan pengejaran karena perbuatan mereka sudah meresahkan masyarakat," ujar Kepala Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polresta Barelang, Kota Batam, Iptu Andy Sofyan, Sabtu.
Kekerasan yang dilakukan oleh geng motor pada Jumat (18/4) pekan lalu itu mengakibatkan dua pemuda usia 20-21 tahun yang baru lima bulan di Batam mendapat perawatan intensif di rumah sakit dan saat ini sudah membaik.
Akibat peristiwa tersebut salah satu korban mengalami patah tulang rusuk dan luka-luka memar, sementara seorang lain terdapat luka lecet pada beberapa bagian tubuhnya akibat terjatuh dari motor.
"Kami sudah memintai keterangan dari saksi korban dan saksi lain yang mengetahui kejadian tersebut. Dari itu, kami melakukan pengejaran," kata dia.
Polisi, kata dia, akan terus berupaya mengungkap kasus tersebut untuk memberikan efek jera pada remaja-remaja yang menjadi anggota geng motor dan meresahkan masyarakat.
Pada akhir Februari 2014, Polisi Batam membekuk tujuh anggota geng motor yang merampas dan menghajar pemilik motor sampai kritis.
Kanit Reskrim Polsek Sekupang, Iptu Tomy Palayukan mengatakan anggota geng motor tersebut hanya satu yang berusia 21 tahu, sisanya berusia 16-17 tahun dan diantaranya masih pelajar SMA.
Pada 2013, geng motor juga beberapa kali berulah di Batam hingga mengakibatkan beberapa orang kritis dan satu meninggal.
Setelah operasi yang gencar pada pertengahan 2013 dan mengakibatkan angka kekerasan geng motor menurun. Namun pada awal 2014, kekerasan geng motor kembali terjadi di Batam. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
