
21 Orang Caleg Terpilih Batam Orang Lama

Batam (Antara Kepri) - Sebanyak 21 orang dari 50 calon anggota legislatif terpilih DPRD Kota Batam Kepulauan Riau adalah orang lama yang pernah menjabat sebagai anggota DPRD dalam periode sebelumnya.
Berdasarkan catatan Antara dari hasil rapat pleno yang digelar KPU Kepri, Selasa, 20 orang caleg lama terpilih kembali dari partai yang sama, dan satu orang lainnya, Firman Ucok Tambusai, terpilih setelah berganti partai.
Sebanyak 21 orang itu adalah Nuryanto, Udin P Sihaloho, Yunus Muda, Mesrawati Tampubolon, Idawati Nursanti, Bustamin, Firman Ucok Tambusai, Rekaveny, Ganda Tiur, Helmi Hemilton, Yudi Kurnain, Ruslan Ali, Yunus, Edward Brando, Jeffry Simanjuntak, Sukaryo, Salon simatupang, Riki Indrakari, Zainal Abidin dan Musofa.
Masih dari catatan Antara, dari 50 orang caleg terpilih hanya empat orang perempuan yaitu Mesrawati Tampubolon, Rekaveny, Ganda Tiur dan Idawati Nursanti.
Dari 50 orang itu, dua orang adik kakak, yaitu Udin P Sihaloho dan Tumbur Sihaloho.
Anggota DPRD Batam pada 2014-2019 terdiri dari 50 orang berbeda dari periode sebelumnya yang hanya 45 orang.
Sementara itu, anggota Komisi Pemilihan Umum Kepulauan Riau Arison memastikan anggota legislatif dari PDIP yang akan menjabat sebagai Ketua DPRD Batam, berdasarkan perhitungan jumlah perolehan kursi.
"Berdasarkan perolehan kursi, PDIP jadi Ketua DPRD. Siapa orangnya, itu urusan partai," kata Arison di sela-sela rapat pleno penetapan calon anggota terpilih DPRD Batam.
PDIP meraih delapan kursi DPRD Kota Batam, yang diisi oleh Nuryanto, Udin P Sihaloho, Rekaveny, Ganda Tiur, Sugito, Budi Mardiyanto, Dandis Rajagukguk dan Tumbur Sihaloho. Dari depalan orang itu, partai akan menetapkan satu orang untuk jadi pimpinan.
Sedangkan untuk Wakil Ketua I dan II akan diisi dari Partai Golkar dengan tujuh kursi, Partai Gerindra dengan enam kursi. Sedang untuk Ketua III, akan diisi oleh kader PAN atau Partai Demokrat, karena keduanya memiliki lima kursi.
"Kalau jumlah kursinya sama, akan dilihat dari jumlah suara total. Belum dilihat, apakah Partai Demokrat atau PAN," kata dia.(Antara)
Editor: Dedi
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
