
Anambas Dilanda Kemarau

Anambas (Antara Kepri) - Pada saat ini daerah Kabupaten Kepulauan Anambas dilanda kemarau dan kekeringan yang mengakibatkan masyarakat sulit mendapatkan air bersih.
"Saat ini kita telah memasuki musim kemarau , bapak dan ibu kaum muslimin dan muslimat, daerah Anambas pada saat musim kemarau tidak bisa kita hindari di mana daerah ini tetap kekurangan air ," kata Bupati Anambas T. Muhtaruddin saat safari Ramadhan 1435 H di Mesjid Jamik Baiturrahim, Tarempa.
Bupati menugaskan kepada Camat setempat dan jajaranya untuk mengatur pembagian air yang berada di pusat kota Tarempa, dan di mohon kepada masyarakat untuk mentaati jadwal pembagian air.
"Di mohon kepada bapak dan ibu sekalian untuk mentaati jadwal pembagian air, kalau tidak tertip maka disinilah akan terjadi perselisihan antara kelompok dengan kelompok dan akhirnya yang disalakan pemerintah juga", jelasnya .
Dijelaskanya , jika sumber airnya itu yang kurang bagaimana pun pengaturanya ya tetap kurang , waduk waduk yang berada di rintis sudah sangat menipis justru karena itu pembagian air pada saat ini perhari, hari ini daerah ini dan besok daerah sana.
"Tolong itu ditaati dan diminta kepada aparat keamanan untuk turut membantu dalam pengaturan ini Camat dan unsur kecamatan , Koramil dan Kapolsek agar dapat membantunya", pintanya.
Ia mengatakan, semuanya membutuhkan air dan itu sebabnya pemerintah daerah telah menetapkan areal hutan lindung yang tak boleh diganggu.
"Kalau ini tidak kita pertahankan mungkin satu hari atau 2 hari waduk kita kering tapi kalau area nya dapat kita pelihara dengan baik isyaallah jika kemarau seminggu atau 2 minggu masih ada
air. Ini yang perlu kita waspadai untuk beberapa hari kedepan dan kita bersama sama berdoa agar Allah subhanawaltaala memberikan rahmatnya kepada kita dengan memberikan curah hujan di Anambas ini," katanya. (Antara)
Editor: Evy R. Syamsir
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
