
LPK Kepri Ingatkan Masyarakat Teliti Gunakan ATM

Batam (Antara Kepri) - Lembaga Perlindungan Konsumen (LPK) Provinsi Kepulauan Riau mengingatkan seluruh masyarakat di provinsi itu untuk selalu berhati-hati dan teliti setiap menggunakan jasa layanan Anjungan Tunai Mandiri agar tidak dirugikan.
"Kami kembali memberikan informasi kepada konsumen yang menggunakan ATM untuk berhati-hati dan mengecek jumlah uang yang ditarik dari ATM," kata Ketua LPK Kepri Rahmat Riyandi di Batam, Kamis.
Peringatan itu diutarakan setelah dirinya mengalami kerugian karena jumlah dana yang ditarik tidak sesuai dengan uang yang keluar dari mesin ATM.
"Saya pernah melakukan transaksi di ATM, dan setelah uangnya dihitung, ternyata kurang," kata dia.
Meski baru pertama kali secara sadar mengalaminya, ia khawatir banyak masyarakat yang pernah merugi akibat lalai. Apalagi kebiasaan masyarakat tidak menghitung kembali uang yang ditarik dari mesin ATM.
"Biasanya uang langsung masuk dompet, tidak dihitung kembali. Tidak sadar uangnya kurang, karena langsung dipakai untuk kebutuhan belanja dan lainnya," kata dia.
Rahmat memperkirakan sebenarnya tidak ada kesengajaan dari pihak perbankan sehingga uang yang keluar lebih sedikit dari jumlah yang ditarik nasabah.
Kemungkinan, kata dia, uang menyangkut di mesin ATM.
Jika konsumen mengalami kejadian itu, maka ia menyarankan untuk segera melaporkannya ke petugas perbankan agar bisa segera diproses dan nasabah tidak rugi.
"Kita bisa menyatakan keberatan ke pihak bank, tidak itu saja belanja mengunakan auto debit pun pernah terjadi pemotongan sebanyak dua kali," kata Rahmat yang juga Akademisi di Universitas Riau Kepulauan.
Ia berharap perbankan dan Otoritas Jasa Keuangan melakukan sosialisasi dan edukasi mengenai kemungkinan-kemungkinan kerugian yang bisa dialami masyarakat, lengkap dengan cara menyelesaikan masalahnya.
"Uang yang diambil di ATM harus selalu dihitung, walaupun tidak setiap transaksi di ATM uangnya kurang, tetapi sebagai konsumen cerdas harus waspada," kata dia.
Dikonfirmasi terpisah, Deputi Bidang Ekonomi dan Moneter Kantor Bank Indonesia Kepri Minot Purwahono meminta seluruh nasabah yang merasa dirugikan untuk membuat surat ke bank perihal selisih penarikan uang di ATM.
"Nanti bank yang akan tindaklanjuti ke mesin ATM," kata dia. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
