Logo Header Antaranews Kepri

Pemko Tanjungpinang Kurbankan 31 Sapi

Kamis, 2 Oktober 2014 21:00 WIB
Image Print

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Pemerintah Kota Tanjungpinang sudah menyiapkan 31 ekor sapi untuk dikurbankan pada Hari Raya Idul Adha 1435H (5/10).

"Sampai hari ini, jumlah hewan kurban sapi sebanyak 31 ekor, mudah-mudahanbesok ada penambahan lagi," kata Kabag Kesra Pemko Tanjungpinang, Najib, Kamis.

Hewan qurban jenis sapi tersebut, tambahnya disumbangkan oleh masing-masing SKPD se Pemerintahan Kota Tanjungpinang. Sedangkan Bagian Kesra hanya mengkoordinir, sehingga pihaknya masih belum mengetahui sasaran penyerahan daging kurban tersebut.

"Kita masih belum final, karena kita masih menunggu keputusan dari Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, " katanya.

Untuk jumlah hewan kurbannya, tutur Najib, terjadi peningkatan dari jumlah hewan qurban tahun lalu.

"Meskipun tidak bertambah begitu besar pada tahun ini, tetapi intinya jumlah hewan qurban dari Pemko Tanjungpinang 2014 meningkat dari pada 2013 lalu," ucapnya.

Menanggapi jumlah hewan kurban tersebut, pihaknya berharap besok (3/10) jumlah kurban terus bertambah.

Sementara itu, Kadis Kelautan Perikanan Pertanian Kehutanan dan Energi(KP2KE) Kota Tanjungpinang, Adnan yang berperan sebagai pengawasan dan pemeriksaan terhadap hewan kurban mengaku, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap hewan kurban sapi dan kambing.

"Kita sudah melakukan pemeriksaan hewan kurban sebanyak 24 titik di Kota Tanjungpinang, ada sekitar 1.156 ekor sapi, 1.048 ekor kambing," ucapnya.

Pengawasan terhadap kesehatan hewan qurban tersebut paparnya memiliki
kriteria khusus.

"Usia sapi sekitar 2 tahun keatas dan kambing berusia 1 tahun keatas. Kemudian hewan tersebut harus sehat artinya tidak cacat," paparnya.

Selain itu ucapnya, tidak boleh sapi betina produktif.

"Untuk sapi jantan, adalah sapi jantan yang tidak kebiri. Karena jenis ini tidak boleh dibagikan ke masyarakat," kata Adnan.

Menurutnya, sapi didatangkan dari Lampung, Jawa, Bali dan Jambi tersebut akan diperiksa oleh tim medis KP2KE, Dinas Peternakan Kepri dan Balai Karantina kelas II Kota Tanjungpinang. Sampai nanti akan diberi lebel Sehat dan Layak (SL) untuk dikurbankan. (Antara)

Editor: Evy R. Syamsir



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026