
Gubernur: Inti Pemerintahan Adalah Melayani

Batam (Antara Kepri) - Gubernur Kepulauan Riau Muhammad Sani dalam pertemuan dengan para lurah, camat dan pimpinan satuan perangkat kerja daerah Pemerintah Kota Batam menegaskan bahwa inti dari pemerintahan adalah melayani.
Kepada lebih dari 100 orang lurah, camat dan pejabat Pemkot Batam, di Batam, Jumat, Gubernur menyatakan dirinya beberapa puluh tahun sebagai pegawai negeri sipil bekerja untuk mengabdi dan melayani masyarakat.
Ia mengajak agar seluruh pejabat memberikan yang terbaik untuk melayani masyarakat. Karena inti dari pemerintah adalah melayani.
Usai memberikan ceramah, Gubernur ditemani Wali Kota Ahmad Dahlan dan Wakil Wali Kota Rudi membantah jika pertemuan dengan lurah, camat dan pejabat Pemkot terkait suksesi Pilkada 2015. Apalagi, Gubernur Sani dan Wali Kota Ahmad Dahlan sudah memberikan sinyal untuk mencalonkan diri dalam Pilkada Kepri 2015 sebagai calon gubernur dan calon wakil gubernur.
"Tidak ada jendela di balik pintu," kata Gubernur mengumpamakan.
Ia mengatakan kedatangannya ke Kantor Wali Kota semata-mata untuk memberikan semangat kepada pejabat pemda untuk lebih semangat melayani masyarakat.
Gubernur memastikan, pertemuan dengan lurah dan camat tidak hanya dilakukan di Batam. Melainkan di setiap kabupaten kota yang dikunjunginya.
"Setiap kunjungan kerja saya selalu menyempatkan diri bertemu dengan Lurah. Hanya saja Batam jarang kunjungan kerja," kata dia.
Wali Kota Batam Ahmad Dahlan mengatakan sengaja mengundang Gubernur untuk membagikan pengalamannya kepada lurah, camat dan pejabat SKPD.
"Ini adalah silaturahim. Pimpinan memberikan pencerahan. Karena tugas lurah berat, ada satu lurah yang warganya sampai 90.000 orang. Berat sekali," kata Wali Kota.
Sementara itu, seorang pegawai negeri sipil yang enggan disebutkan namanya mempertanyakan pertemuan hari itu.
Seorang PNS yang enggan disebutkan namanya sempat mengatakan senang dengan pencerahan yang dilakukan gubernur.
"Kami perlu juga seperti ini. Apalagi beliau sudah senior, banyak makan asam garam," kata dia. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
