Logo Header Antaranews Kepri

Dinas Pariwisata Kepri "Jual" Anambas dan Natuna

Selasa, 26 Mei 2015 00:04 WIB
Image Print
"Untuk pengembangan wisata bahari, Kepri baru memiliki 2 entrypoint sesuai Perpres 79 tahun 2011 yaitu Nongsa Point Marina dan Bintan Telani," kata Kadispar Kepri, Guntur Sakti.

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Dinas Pariwisata Kepri menjual potensi wisata di Anambas dan Natuna dengan terus mengupayakan agar dua daerah tersebut menjadi entrypoint untuk mengembangkan wisata bahari di Kepri selain Batam dan Bintan.

"Untuk pengembangan wisata bahari, Kepri baru memiliki 2 entrypoint sesuai Perpres 79 tahun 2011 yaitu Nongsa Point Marina dan Bintan Telani," kata Kadispar Kepri, Guntur Sakti.

Sehingga, tiap kali ada kunjungan ke Natuna dan Anambas, para wisatawan harus ke Batam lebih dulu. Padahal Natuna dan Anambas memiliki background yang bagus untuk menjadi entrypoint Kepri.

Agar cita-cita itu tercapai, Guntur memperbanyak event di Anambas dan Natuna, agar harapan menjadikan dua kabupaten tersebut sebagai tambahan entrypoint di Kepri bisa tercapai.

Seperti masuk 40 kapal wisata yacht asing di Anambas dari Sail Malaysia Passage to The East 2015 yang lintasannya digiring ke wilayah Utara Kepri tersebut.

Event yacht yang akan berakhir pada (27/5) tersebut, langsung dikemas oleh Kementerian Pariwisata melalui Yayasan Cinta Bahari dengan entrypointnya di Anambas dan eksitpointnya di Natuna.

Sehingga, apabila Kementerian Pariwisata berkenan mengadakan Sail Malaysia itu bisa 3 tahun berturut turut di Natuna dan Anambas, tentu bakal menjadi cikal bakal entrypoint bagi Kepri selain Batam dan Bintan.

"Tentunya kami akan cukup memiliki latar belakang yang jelas untuk merubah Pepres 79 tahun 2011 tersebut dan menjadikan Natuna dan Anambas sebagai entrypoint yang baru," paparnya.

Sehingga daya saing pariwisata secara Nasional maupun internasional semakin cepat, selain itu mengingat Kepri pada dasarnya sudah menjadi destinasi wisata bahari terkemuka.

Permasalahan terberat saat ini ujar Guntur, Anambas dan Natuna kesulitan aksestibiliti dan infrastruktur pelabuhan yang terbatas.

"Sehingga kalau sudah musim utara, menjangkau destinasi wisata yang pesonanya luar biasa, cukup sulit," tegasnya.

Namun menurutnya, sekali saja destinasi masuk ke Anambas maupun Natuna, sudah pasti dua kabupaten tersebut bakal menjadi brand internasional. Karena CNN juga sudah mendeklarasikan Anambas sebagai pulau tropis terbaik di Asia. (Antara)

Editor: Evy R. Syamsir



Pewarta :
Editor: Kepulauan Riau
COPYRIGHT © ANTARA 2026