
Pemkab Karimun Jamin Sembako Aman Hadapi Puasa
Kamis, 4 Juni 2015 12:45 WIB

Pengawasan secara berkala akan dilakukan untuk memastikan harga kebutuhan pokok tidak mengalami kenaikan
Karimun (Antara Kepri) - Pemerintah Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, menjamin pasokan sembako menjelang Bulan Puasa 1436 Hijriyah, aman.
"Saya juga sudah memerintahkan Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah untuk memantau pasokan sembako agar tidak terjadi kelangkaan pada bulan puasa," kata Sekretaris Daerah Karimun TS Arif Fadillah, di Tanjung Balai Karimun, Kamis.
Arif mengatakan, belum mendapat laporan adanya kelangkaan sembako. Dia juga telah meminta distributor agar memastikan pendistribusian sembako tetap lancar, kecuali akibat faktor alam seperti cuaca di laut yang tidak bisa diprediksi.
Ia mengingatkan para distributor untuk tidak menimbun sembako sehingga memicu kelangkaan, serta tidak menetapkan harga secara sepihak sehingga merugikan masyarakat.
"Pengawasan secara berkala akan dilakukan untuk memastikan harga kebutuhan pokok tidak mengalami kenaikan," kata dia.
Ia mengakui beberapa komoditas mengalami kenaikan, seperti bawang dan cabai merah, namun demikian kenaikannya tidak terlalu signifikan.
Secara umum, kata dia lagi, harga kebutuhan pokok relatif normal dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan Puasa dan Lebaran.
Ia juga mengimbau warga masyarakat tidak panik dan khawatir terjadi kelangkaan sehingga memborong sembako untuk memenuhi kebutuhan selama Ramadhan dan Idul Fitri.
Biasanya, kata dia, kebutuhan komoditas yang akan meningkat selama Puasa, antara lain gula pasir, tepung, telur, beras dan minyak goreng. Ia menyebutkan distributor sudah memesan beberapa komoditas tersebut sehingga diperkirakan sudah tiba beberapa hari menjelang Puasa.
"Kalau untuk sayur segar tidak usah khawatir karena tidak dipasok dari luar, tetapi dari petani lokal," tambahnya.
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Karimun Muhammad Hasbi juga menjamin persediaan sembako mencukupi untuk memenuhi kebutuhan Puasa dan Lebaran.
Muhammad Hasbi mengatakan, pihaknya juga sudah melakukan pemantauan terhadap pasokan sembako di sejumlah pasar tradisional, seperti Pasar Puan Maimun, Pasar Bukit Tembak dan pasar lainnya.
"Memang sebagian besar sembako dipasok dari luar mengingat Karimun bukan daerah pertanian. Tapi, kita sudah melakukan langkah antisipasi agar distribusi sembako dari luar, seperti Sumatera Barat dan Pulau Jawa berjalan lancar," ucapnya.
Pasokan sembako, tambah dia, tidak hanya mengandalkan kapal laut, tetapi juga kapal roro yang berlayar dari Buton Siak menuju Pelabuhan Parit Rempak di Kecamatan Meral.
"Keberadaan kapal roro sangat membantu kelancaran sembako," tambah dia. (Antara)
Editor: Johnny Tarigan
Pewarta : Rusdianto
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
