
Markas Polsek Lubuk Baja Batam Terbakar

Penyebab pastinya saat ini belum dapat disimpulkan. Menunggu hasil identifikasi petugas dulu
Batam (Antara Kepri) - Markas Kepolisian Sektor Lubuk Baja, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, ludes terbakar, Sabtu siang, namun tidak sampai menimbulkan korban jiwa setelah seluruh tahanan berhasil segera dievakuasi ketika kobaran api sampai atap bangunan.
"Dugaan awal disebabkan konsleting. Tidak ada korban jiwa, tahanan berhasil dievakuasi oleh petugas," kata Kapolresta Barelang Kombes Pol Asep Safrudin di Batam, Sabtu.
Berdasarkan informasi, kebakaran terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Tidak lama berselang sejumlah mobil pemadaman sampai ke lokasi dan membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk memadamkan kobaran api.
Setelah api berhasil dipadamkan petugas Penanggulangan Bahaya Kebakaran (PBK) BP Batam dan Pemkot Batam, nampak bagian atap bangunan lobi, ruang buser, SPK, patroli, shabara, humas sudah ludes terbakar.
"Dokumen aman, hanya komputer aja yang meleleh karena panas api yang membakar ruangan," kata dia.
Kejadian tersebut, sempat membuat arus lalu lintas di depan Mapolsek Lubuk Baja terhambat karena banyak pengendara berhenti menyaksikan asap tebal yang membumbung tingi dari bangunan tersebut.
Saat ini, petugas juga sudah memasang garis polisi di lokasi kejadian kebakaran untuk keperluan olah TKP. Tidak ada orang lain diperbolehkan masuk kecuali petugas.
"Penyebab pastinya saat ini belum dapat disimpulkan. Menunggu hasil identifikasi petugas dulu," kata Asep.
Tahanan Polsek Lubuk Baja, sementara dititipkan di Polresta Barelang menungu kondisi ruang tahanan polsek bisa digunakan lagi.
Saat ini kondisi pada lokasi kebakaran dan jalan depan Polsek Lubuk Baja sudah normal kembali. Tidak nampak lagi antrean akibat pengendara memperlambat laju kendaraannya.
Namun sejumlah petugas masih tampak berjaga-jaga dan mengatur arus lalu lintas tepat di depan lokasi kejadian yang merupakan salah satu jalur utama menuju kawasan pusat perniagaan Jodoh Nagoya. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Larno
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
