Logo Header Antaranews Kepri

Pemerintah Desa Ikuti Sosialisaisi BUM Desa

Kamis, 19 November 2015 18:21 WIB
Image Print
Sosialisasi pengelolaan BUM Desa oleh BPMPD Prov Kepri, diikuti Kades dan BPD dari 9 kecamatan di Kabupaten Lingga, di Dabo Singkep, Kamis (19/11). (antarakepri.com/Ardhi)
Minimal ada satu atau dua desa di Lingga ini, yang membentuk BUM Desa setelah sosialisasi ini

Lingga (Antara Kepri) - Pemerintah desa dari 9 Kecamatan di Kabupaten Lingga mengikuti sosialisasi tentang pengelolaan badan usaha milik Desa (BUM Desa), yang di gelar oleh BPMPD Provinsi Kepulauan Riau, di Dabo Singkep, Kamis.

Kepala BPMD Provinsi Kepri melalui Kabid UEM Nuraimah dalam sambutan sekaligus membuka acara tersebut, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini langkah awal untuk membentuk BUM Desa di setiap desa yang ada di Provinsi Kepulauan Riau, dan hal ini dapat terealisasi secepatnya.

"Kita ingin terealisasi secepatnya. Minimal ada satu atau dua desa di Lingga ini, yang membentuk BUM Desa setelah sosialisasi ini," kata dia.

Dilanjutkan Nuraimah, langkah awal pembentukan BUM Desa yang harus dilakukan adalah, setiap BPD harus melakukan survey dengan menggali semua potensi yang ada di Desa untuk dijadikan potensi yang nantinya dapat dikelola oleh BUM Desa. Setiap Kepala Desa wajib mengakomodir usulan tersebut, dengan memanfaatkan Anggaran Dana Desa.

"Modal awal bisa diambil dari ADD, tapi saat ini memang aturannya belum kita terima berapa persen dana desa tersebut yang boleh digunakan untuk modal awal BUM Desa ini," ungkapnya.

Sementara itu, Rusli Ketua BPD Desa Resun Kecamatan Lingga Utara yang menjadi peserta sosialisasi tersebut mengungkapkan, kegiatan ini sangat baik, dan ini merupakan langkah yang sangat positif.

Dia berharap, sosialisasi ini tidak hanya berhenti disini, namun ada kelanjutannya, khususnya dalam pengelolaan BUM Desa ini.

"Kita berharap nantinya ada kelanjutan mengenai sosialisasi ini, khususnya pelatihan dalam pengelolaan BUM Desa ini, karna ini penting dengan keterbatasan SDM yang dimiliki Desa," ungkapnya.

Untuk Desa resun sendiri, dijelaskan Rusli, dirinya akan mengupayakan agar BUM Desa ini nantinya segera terbentuk. Resun memiliki beberapa potensi diantaranya, sektor Pariwisata air terjun, Pengelolaan Air Bersih dan beberapa kerajinan hasil masyarakat.

"Kami siap mengelola potensi yang ada, tidak saja sumber daya alamnya, namun hasil karya masyarakat juga layak untuk di kelola, seperti hasil kerajinan masyarakat," ungkapnya. (Antara)


Editor: Evy R. Syamsir



Pewarta :
Editor: Kepulauan Riau
COPYRIGHT © ANTARA 2026