
BMKG: Jangan Berteduh di Pohon saat Petir

Hujan yang disertai petir siang ini perlu diwaspadai karena intensitasnya cukup tinggi
Tanjungpinang (Antara Kepri) - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika mengimbau masyarakat untuk tidak berteduh di bawah pohon tinggi saat terjadi hujan yang disertai petir.
Kepala BMKG Tanjungpinang Kepulauan Riau Dhira Utama di Tanjungpinang, Kamis, mengatakan petir cenderung menyambar objek yang tinggi seperti pohon dan benda yang berada di lapangan.
"Hujan yang disertai petir siang ini perlu diwaspadai karena intensitasnya cukup tinggi," katanya.
Selain menghindari pohon tinggi, dia juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyalakan barang-barang elektronik di saat petir karena petir mudah menyambar produk elektronik, termasuk ponsel.
Karena itu, sebaiknya ponsel tidak diaktifkan saat terjadi petir.
"Banyak barang elektronik milik warga rusak karena disambar petir," katanya.
Dhira juga mengingatkan masyarakat tidak berada di lapangan terbuka saat hujan. Sebaiknya, warga tidak keluar rumah saat terjadi petir.
"Kalau tidak penting jangan ke luar rumah saat hujan lebat disertai petir," imbaunya.
Dhira menjelaskan petir disebabkan pelepasan ion positif dan negatif dari pergerakan awan hitam dan tebal.
Pelepasan ion itu untuk mencapai keseimbangan awan, karena itu biasanya petir terjadi saat hujan.
Pelepasan ion yang bermuatan, kata dia bukan antarawan saja bisa turun ke bumi, sedangkan air merupakan pengantar di saat hujan.
"Cuaca di Kepri berubah-ubah. Biasanya siang atau sore perubahan cuaca dan pergerakan angin cepat sekali berubah," katanya.
Berdasarkan pantauan citra satelit, tidak terdapat pumpunan awan yang cukup signifikan, namun kelembaban udara cukup tinggi di lapisan sehingga masih berpotensi membentuk awan konvektif pada siang hari sehingga terjadi hujan ringan hingga lebat yang disertai petir.
"Hujan siang ini bersifat tidak merata. Umumnya masih terjadi di Dompak, Senggarang, Tanjungpinang. Selain itu hujan lokal juga terjadi di Bintan, seperti di Bintan Buyu dan Tanjunguban," katanya.
Sementara tinggi gelombang di perairan Kepri yakni di Tanjungpinang-Batam 0,5-2 meter, Bintan-Lingga 1-2,5 meter, Anambas-Natuna 1-2,5 meter. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Niko Panama
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
