Logo Header Antaranews Kepri

Bus Mahasiswa UMRAH Tanjungpinang Tidak Beroperasi

Kamis, 7 Januari 2016 11:36 WIB
Image Print

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Ribuan mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, tidak dapat berkuliah karena bus tidak beroperasi.

Wakil Rektor II UMRAH Heri Suryadi, yang dihubungi dari Tanjungpinang, Kamis, mengatakan bus tidak dapat beroperasi lantaran tidak ada bahan bakar minyak atau BBM.

"Ini permasalahan yang terjadi dalam setiap awal tahun. Karena uang persediaan setiap awal tahun itu lama keluarnya," katanya.

Dia menambahkan pembayaran BBM kepada pihak pengelola SPBU melalui sistem "bayar di depan", sehingga dinilai tidak lazim. Biasanya, pembayaran dilakukan setiap akhir bulan.

"Kami lagi mengupayakan agar dapat membeli BBM sehingga bus dapat beroperasi," ujarnya.

Heri mengatakan proses perkuliahan tetap dilaksanakan, ada atau tidak ada bus. Sebanyak 14 bus kampus gratis itu disediakan untuk memudahkan mahasiswa berkuliah.

"Perkuliahan harus berjalan sebagaimana mestinya," katanya.

Informasi terkait bus tidak dapat beroperasi menyebar di kalangan dosen dan mahasiswa sejak tadi malam. Mahasiswa yang bergantung pada bus kampus tidak dapat berkuliah lantaran tidak ada kendaraan umum menuju kampus.

Setiap hari bus membawa mahasiswa dari Lapangan Pamedan dan Terminal Bintan Centre menuju Kampus UMRAH yang berada di Senggarang dan Dompak. Jarak antara Lapangan Pamedan dan Terminal Bintan Centre dengan kampus di Dompak maupun Senggarang cukup jauh.

Dosen yang mendapat informasi tersebut tetap datang ke kampus. Mereka tetap mengajar, meski hanya ada beberapa mahasiswa yang hadir.

Puluhan mahasiswa yang tidak mendapat informasi bus tidak beroperasi hari ini menunggu di Lapangan Pamedan tadi pagi.(Antara)

Editor: Dedi



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026