Logo Header Antaranews Kepri

Wali Kota Batam Klaim RPJMD Tercapai

Senin, 25 Januari 2016 22:39 WIB
Image Print
Rata-rata tercapai 90 persen, RPJMD secara keseluruhan tidak ada masalah

Batam (Antara Kepri) - Wali Kota Batam, Kepulauan Riau, Ahmad Dahlan mengeklaim Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2011-2016 relatif tercapai 90 persen hingga pada masa akhir kepemimpinannya.

"Rata-rata tercapai 90 persen, RPJMD secara keseluruhan tidak ada masalah," kata Wali Kota usai rapat paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2011-2016 di Batam, Senin.

Ia menjabarkan, dari sisi pendapatan daerah, perolehan Pemkot justru melebihi target. Pemkot mengansumsikan pendapatan daerah selama 2011-2015 sebesar Rp8.384.510.358.897,76, dan realisasinya sebesar Rp8.483.000.700.001,32, 101.17 persen.

Pendapatan Asli Daerah (PAD) direncanakan sebesar Rp2.619.966.273.153,54 dan terealisasi sebesar Rp2.970.319.816.016,79, atau 113.37 persen.

PAD itu terdiri dari pajak daerah yang terealisasi 112,29 persen, retribusi daerah terealisasi 104.98 persen, kekayaan daerah yang dipisahkan terealisasi 92.33 persen dan PAD lain-lain terealisasi 131.47 persen.

"Pencapaian target PAD tidak terlepas dari upaya-upaya yang telah dilakukan Pemkot antara lain melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi pajak dan retribusi dan meningkatkan kemampuan SDM SKPD Penghasil dalam menetapkan perhitungan estimasi pendapatan yang berasal dari PAD," kata Wali Kota dua periode itu.

Pemkot juga meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat melalui penyederhanaan prosedur perizinan dan meningkatkan pelayanan dan administrasi kepada Masyarakat dalam hal pembayaran pajak dan retribusi, meningkatkan pengawasan untuk meminimalisir terjadinya kebocoran serta meningkatkan koordinasi dengan BP Kawasan untuk sharing penerimaan serta mengoptimalkan potensi penerimaan dari sumbangan pihak ketiga.

Sementara dari sisi belanja daerah, pemkot menargetkan sebesar Rp9.133.092.179.486,09 selama lima tahun, dan terealisasi Rp8.371.425.398.489,98 atau 91.66 persen.

Belanja Tidak Langsung selama Tahun 2011-2015 direncanakan sebesar Rp3.395.534.083.095,23 dengan realisasi Rp3.263.648.922,876,23 atau 96.12 persen.

Sedangkan belanja langsung direncanakan sebesar Rp5.737.558.096.390,86 dengan realisasi Rp5.107.776.475.613,75 atau 89.02 persen.

Dari sisi pembiayaan, pemkot merencanakan sebesar Rp747.691.190.565,84 dengan realisasi Rp758.346.867.833,38 atau 101.43 persen. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026