Logo Header Antaranews Kepri

Karimun Lampaui Target Imunisasi Polio

Kamis, 17 Maret 2016 22:31 WIB
Image Print
Kami mengucapkan syukur dan Alhamdulillah. PIN Polio di Karimun kami nilai cukup sukses, kami menargetkan 95 persen, ternyata melampaui target yaitu 104 persen

Karimun (Antara) - Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, sukses menyelenggarakan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio dengan jumlah balita yang diimunisasi polio melampaui target sebesar 95 persen.

"Kami mengucapkan syukur dan Alhamdulillah. PIN Polio di Karimun kami nilai cukup sukses, kami menargetkan 95 persen, ternyata melampaui target yaitu 104 persen," kata Kepala Dinas Kesehatan Karimun Sensissiana di Tanjung Balai Karimun, Kamis.

Sensissiana menjelaskan, data balita yang dimiliki Dinkes dan menjadi sasaran PIN Polio sebanyak 21.281 orang, namun realisasinya selama PIN Polio berlangsung, 8-15 Maret 2016, jumlah balita yang telah diberikan imunisasi polio sebanyak 22.128 orang.

Berdasarkan laporan dari kecamatan, kata dia, Kecamatan Meral Barat yang merupakan kecamatan yang tertinggi melampaui target balita yang diberi imuninasi dengan 160 persen.

Dia menuturkan, penambahan balita yang diimunisasi polio di Meral Barat diperkirakan berasal dari para pekerja di perusahaan Kawasan Perdagangan Bebas Karimun yang berasal dari luar, namun telah memboyong anak istrinya ke Karimun.

"Meral Barat 'kan daerah industri dan termasuk kawasan FTZ. Mobilitas penduduk dengan dominasi pekerja cukup tinggi," kata dia.

Dia mengapresiasi antusiasme warga yang berbondong-bondong membawa anaknya yang berumur 0-59 bulan ke pos-pos PIN untuk diberikan vaksin polio.

Pada hari pertama, katanya lagi, jumlah balita yang diimunisasi mencapai 5.860 orang, hari kedua 6.461 orang dan terus meningkat sampai penutupan pada 15 Maret 2016.

"Antusiasme warga membawa anaknya ke pos PIN Polio menjadi indikator bahwa masyarakat Karimun makin tinggi kesadarannya untuk menjaga kesehatan anak dengan berobat, khususnya mencegah penyakit polio atau kelumpuhan," tuturnya.

Ia juga mengapresiasi seluruh kader Posyandu, petugas kesehatan dan semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan PIN Polio 2016.

"Kader-kader Posyandu begitu bersemangat dan tidak lelahnya melayani warga yang membawa anaknya. Pemerintah daerah menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada para kader posyandu, petugas kesehatan dan pihak-pihak yang terlibat lainnya," katanya.

PIN Polio di Kabupaten Karimun dilaksanakan pada 313 pos PIN yang didirikan di Posyandu, Puskesmas Pembantu, Puskesmas dan didirikan pula di sejumlah pusat keramaian seperti kawasan pelabuhan, pasar, kawasan Coastal Area Tanjung Balai Karimun, kantor Dinkes Karimun dan lainnya.

Sedangkan jumlah petugas yang terlibat sebanyak 927 orang, terdiri atas kader posyandu, tim medis dan petugas kesehatan lainnya.

Pada April nanti, Dinkes Karimun akan kembali menggelar PIN Polio, namun vaksin yang diteteskan kepada balita tidak lagi vaksin trivalent oral polio, tetapi diganti dengan bivalent oral polio jenis virus polio tipe 1 dan 3.

"Perubahan jenis vaksin pada PIN Polio April nanti disebabkan virus polio tipe 2 sudah dieliminasi negara-negara di dunia sejak 1999. PIN Polio yang baru saja usai merupakan imunisasi tambahan untuk penguatan kekebalan tubuh balita, dan April diimunisasi lagi dengan vaksin polio bivalent," tuturnya.

Ia menambahkan, Kabupaten Karimun yang berbatasan dengan Singapura dan Malaysia bertekad untuk membebaskan anak-anaknya dari penyakit polio, sesuai dengan target Kementerian Kesehatan agar Indonesia bebas polio pada 2020. (Antara)

Editor: Sri Muryono



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026