Logo Header Antaranews Kepri

Aunur Rafiq-Anwar Hasyim Dilantik 23 Maret

Senin, 21 Maret 2016 23:29 WIB
Image Print
Singkatnya waktu pelaksanaan dengan undangan disebabkan Pemrov Kepri baru saja menerima Surat Keputusan Mendagri terkait pelantikan

Karimun (Antara Kepri) - Pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Karimun, Provinsi kepulauan Riau Aunur Rafiq-Anwar Hasyim yang ditetapkan sebagai pemenang Pilkada pada 9 Desember 2015, akan dilantik pada 23 Maret 2016.
"Kami baru saja menerima kabar secara lisan dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) yang mengatakan bahwa pasangan bupati dan wakil bupati terpilih Kabupaten Karimun akan dilantik tanggal 23 Maret," kata Aunur Rafiq yang juga menjabat Bupati Karimun usai menghadiri Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Karimun Tahun Anggaran 2015 dan LKPj Akhir Masa Jabatan 2011-2016 di Gedung DPRD Karimun, Senin.
Aunur Rafiq menjelaskan tentang undangan resmi dari Pemprov Kepri, baru akan dikirimkan ke Karimun hari ini.
"Kemungkinan undangan tersebut baru kami terima besok, tapi tidak ada salahnya jika sebelum undangan saya terima, usai rapat ini saya secara langsung turut mengundang unsur pimpinan daerah, anggota DPRD Karimun serta para undangan yang hadir dalam rapat ini," jelasnya.
Pada kesempatan itu dia juga mengatakan singkatnya waktu pelaksanaan dengan undangan disebabkan Pemrov Kepri baru saja menerima Surat Keputusan Mendagri terkait pelantikan dirinya.
"Pelantikan akan dilaksnakan di Tanjung Pinang," katanya

Tunda

Sebelumnya pelantikan Aunur Rafiq bersama Anwar Hasyim sempat ditunda, hal itu disebabkan masa jabatannya sebagi kepala daerah periode 2011-2016 belum berakhir, sehingga Mendagri memutuskan untuk membatalkan pelantikan yang telah dijadwalkan pada Rabu, 17 Februari 2016.
"Sebab itu pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Karimun untuk periode 2016-2021 tetap menunggu keputusan Mendagri," katanya.
Dia pernah memperkirakan ada dua opsi terkait jadwal pelantikan, yaitu bersamaan dengan berakhirnya masa jabatan dirinya pada Maret 2016, atau pada gelombang kedua pelantikan kepala daerah se-Indonesia pada Mei 2016.
"Kita tunggu saja keputusan menteri berikutnya. Yang jelas, penundaan pelantikan tidak akan mengganggu tugas-tugas pelayanan masyarakat, walaupun saya tidak punya wakil, tapi kan ada Sekda dan perangkat pemerintahan seperti para asisten dan kepala SKPD," kata dia.
Meski demikian dia tetap meyakini pemerintah pusat bersikap bijak dalam menentukan jadwal pelantikan dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan.
Informasi yang dihimpun Aunur Rafiq dan Anwar Hasyim yang diusung enam partai memenangi Pilkada Kabupaten Karimun dengan menyisihkan dua pasangan calon lainnya, yaitu pasangan calon independen Raja Usman Azis-Zulkhainen dan pasangan calon Agusriono-Ahmad Darwis.
Aunur Rafiq merupakan wakil bupati yang mendampingi Nurdin Basirun selama dua periode, dan ditunjuk Mendagri sebagai bupati definitif pada 2015 setelah Nurdin Basirun maju sebagai calon wakil gubernur mendampingi calon gubernur petahana Muhammad Sani.
Sedangkan Anwar Hasyim merupakan mantan Sekda Karimun semasa dia dan Nurdin Basirun memimpin Karimun.
Pada Pemilu 2014, Anwar Hasyim yang memasuki masa pensiun sebagai PNS terpilih sebagai anggota DPRD Karimun dari Partai Golkar, lalu dia mengundurkan diri karena maju mendampingi Aunur Rafiq dalam Pilkada.(Antara)

Editor: Evy R. Syamsir



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026