
Pengurus Tanjungpinang Libatkan Pengusaha Bina Taekwondoin

Taekwondo tidak dapat terlalu bergantung pada anggaran daerah dalam menyelenggarakan pertandingan, apalagi saat anggaran daerah defisit
Tanjungpinang (Antara Kepri) - Pengurus Taekwondo Kota Tanjungpinang melibatkan pengusaha untuk membina dan mendukung berbagai kegiatan dalam rangka mengembangkan taekwondoin di Ibu Kota Provinsi Kepulauan Riau itu.
Ketua Pengurus Taekwondo Tanjungpinang Riono, di Tanjungpinang, Jumat, mengatakan dalam penyelenggaraan pertandingan baik di tingkat kota maupun provinsi membutuhkan dukungan dari perusahaan-perusahaan plat merah maupun swasta.
"Taekwondo tidak dapat terlalu bergantung pada anggaran daerah dalam menyelenggarakan pertandingan, apalagi saat anggaran daerah defisit. Karena itu, kami mengimbau para pengusaha untuk mendukung pengembangan taekwondo di Tanjungpinang," ujarnya, yang juga Sekda Tanjungpinang.
Menurut dia, taekwondo tidak akan berkembang jika tergantung pada anggaran daerah, sebab saat anggaran daerah defisit, pengurus taekwondo tidak dapat menyelenggarakan pertandingan.
Sementara prestasi taekwondoin dinilai dari hasil pertandingan. Semakin banyak mengikuti pertandingan, taekwondoin akan memiliki banyak pengalaman dan mental yang baik untuk meraih prestasi.
Karena itu, kata dia selain meningkatkan keterampilan para pelatih dan murid-murid taekwondo Tanjungpinang, pengurus juga berupaya menyelenggarakan pertandingan.
Pengurus Taekwondo Tanjungpinang berencana menyelenggarakan pertandingan untuk tingkat lokal pada akhir Mei 2016. Panitia penyelenggara pertandingan sudah dibentuk, dan sejak pekan lalu mulai bekerja.
Tanpa dukungan dan bantuan dari pihak perusahaan negeri dan swasta, kata dia taekwondo di Tanjungpinang sulit berkembang pesat, meski saat ini cukup banyak pelajar SD-SMA, bahkan yang sudah duduk di bangku kuliah mengikut pelatihan taekwondo.
"Taekwondo di Tanjungpinang berkembang cukup pesat selama satu tahun terakhir, namun untuk melahirkan taekwondoin yang berprestasi tingkat lokal, nasional dan internasional, para taekwondoin harus mengikuti pertandingan, selain berlatih secara disiplin," katanya.
Riono mengatakan jumlah taekwondoin di Tanjungpinang dalam satu tahun terakhir lebih dari 150 orang. Mereka minimal dua kali dalam sepekan latihan di tempat pelatihan.
Mereka akan dikaderkan menjadi atlet dan pelatih. Puluhan atlet taekwondo sudah menunjukkan prestasinya saat mengikuti pertandingan perdana dalam Pertandingan Antardojang se-Kepri di Batam akhir tahun 2015.
Dari hasil pertandingan tersebut, lanjutnya Pengurus Taekwondo Tanjungpinang optimistis akan lahir taekwondoin berprestasi tingkat nasional dan internasional.
"Ada delapan dojang (tempat pelatihan) yang diasuh Pengurus Taekwondo Tanjungpinang," ujarnya. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Niko Panama
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
