Logo Header Antaranews Kepri

Empat Taekwondoin Tanjungpinang Ikut Seleksi Kejurnas Remaja

Minggu, 30 Oktober 2016 21:12 WIB
Image Print
Prestasi ini sejarah baru dalam perkembangan taekwondo di Tanjungpinang. Kami mengapresiasi seluruh pengurus, pelatih dan atlet yang sudah membawa hasil awal yang baik

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Empat atlet taekwondo Kota Tanjungpinang, lulus seleksi tahap kedua tingkat Provinsi Kepulauan Riau, dan akan mengikuti penyaringan dalam pemusatan pelatihan daerah sebelum bertarung di Kejuaraan Nasional Remaja dan pra-PON Remaja 2016.

"Prestasi ini sejarah baru dalam perkembangan taekwondo di Tanjungpinang. Kami mengapresiasi seluruh pengurus, pelatih dan atlet yang sudah membawa hasil awal yang baik," kata Ketua Pengurus Cabang Taekwondo Indonesia Tanjungpinang Riono, di Tanjungpinang, Minggu.

Seleksi atlet taekwondo untuk masuk dalam pemusatan pelatihan daerah dilaksanakan Pengprov Taekwondo Kepri di aula Pelabuhan Batu Ampar Minggu siang hingga sore.

Jumlah atlet yang lolos seleksi tingkat kota hanya sembilan orang terdiri atas empat untuk pomsae (jurus) dan sisanya kyorugi (tarung).

Sekar, Ainun dan Fadel berhasil lulus untuk pomsae. Mereka akan berlatih bersama atlet Batam mempertajam dan menyamakan gerakan taegeuk.

Atlet yang lolos seleksi tingkat kota yakni Dimas, Azhar, Iqbal, Rivaldo dan Andini. Andini satu-satunya taekwondoin wanita yang berasal dari SMUN 2 Tanjungpinang berhasil lolos seleksi tingkat provinsi setelah bertarung keras melawan Vinka dan Siti, atlet Kota Batam.

Di kelas 42 kg, Andini, Vinka dan Siti kembali bersaing dalam seleksi akhir pada pemusatan pelatihan daerah sebelum diutus mengikuti Kejurnas Remaja 2016 dan pra-PON 2016.

Ketua Bimbingan Prestasi Pengurus Taekwondo Indonesia Kepri, Kosasi, mengatakan atlet yang lolos seleksi tingkat provinsi belum tentu akan dikirim ke tingkat nasional mewakili Kepri.

Wasit nasional itu menambahkan atlet yang dikirim dipastikan mampu bersaing di tingkat nasional.

"Di pemusatan pelatihan daerah akan dipertajam gerakan mereka, fisik, dan kecepatan," katanya.

Atlet yang nantinya diputuskan tidak ikut bertanding dalam Kejurnas Remaja maupun diputuskan pra-PON Remaja tidak perlu kecewa, karena mereka dapat mengikuti pertandingan lainnya untuk tingkat nasional.

"Ini pengalaman bagi mereka. Jika ingin menjadi juara, harus berlatih keras dan konsisten," katanya. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026