Logo Header Antaranews Kepri

119 Anak Tanjungpinang Ikut Program Sunatan Massal

Minggu, 14 Mei 2017 23:48 WIB
Image Print
Anak-anak harus disunat, sesuai ajaran Islam. Sunat sangat penting untuk kesehatan, menyangkut kesehatan kelamin

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Sebanyak 119 anak mengikuti program sunat massal yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau.

Sunatan massal dilaksanakan di Puskesmas Batu 10, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Minggu.

"Anak-anak harus disunat, sesuai ajaran Islam. Sunat sangat penting untuk kesehatan, menyangkut kesehatan kelamin," kata Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah saat memberi kata sambutan dalam kegiatan tersebut.

Ia mengemukakan dalam perkembangan ilmu kesehatan, ternyata anak-anak yang disunat bukan hanya beragama Islam, melainkan juga agama lainnya. Banyak keluarga yang tinggal di negara maju maupun berkembang menyunatkan anak-anaknya demi kesehatan.

"Terbukti dengan banyaknya negara maju atau non Islam, mengikuti anjuran dunia kesehatan untuk melakukan sunat, agar terhindar dari penyakit kelamin," ujarnya.

Sebelumnya, ketua panitia pelaksana sunatan masal, Sri yang akrab disapa Bu Ros, mengemukakan, sunatan massal merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Tanjungpinang.

"Kami menargetkan 200 anak-anak yang disunat pada tahun ini. Saat ini, yang sudah daftar mencapai 150 orang, sedangkan yang mendaftar ulang di sebanyak 119 orang," katanya.

Menurut Lis, kegiatan ini diselenggarakan untuk membantu pihak keluarga, terutama dari kalangan yang tidak mampu agar dapat menyunatkan anak-anaknya. Bantuan pemerintah ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesehatan reproduksi masyarakat, yang harus dikawal dari usia anak-anak.

Kegiatan sunatan massal untuk tahun 2017 dilaksanakan dua kali.

"Sunatan massal ini akan dilaksanakan kembali di Dedung Perpustaaan dan Arsip Kota Tanjungpinang pada 8 Juli 2017," katanya.

Ia mengatakan, kegiatan ini disambut positif oleh masyarakat, karena dapat membantu meringankan beban keluarga yang kurang mampu. "Kami berharap keluarga kurang mampu terbantu dengan kegiatan ini. Anak-anak dapat disunat pada usia yang tepat," katanya. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026