Logo Header Antaranews Kepri

Industri Kurangi Pemakaian Gas Seiring Berkurangnya Pesanan

Rabu, 7 Juni 2017 16:02 WIB
Image Print
"Industri, beberapa sudah menurunkan pemakaian, ada juga yang berhenti memakai gas. Lebih banyak yang turun dan berhenti dari pada yang nambah," kata Sales Area Head PGN Batam, Amin Hidayat di Batam, Kepulauan Riau, Rabu.

Batam (AntaraKepri) - Sejumlah perusahaan di Kawasan Perdagangan Bebas Pelabuhan Bebas Batam mengurangi penggunaan gas dari Perusahaan Gas Negara (PGN), seiring dengan berkurangnya pesanan barang produksi perusahaan tersebut.

"Industri, beberapa sudah menurunkan pemakaian, ada juga yang berhenti memakai gas. Lebih banyak yang turun dan berhenti dari pada yang nambah," kata Sales Area Head PGN Batam, Amin Hidayat di Batam, Kepulauan Riau, Rabu.

Amin bercerita, berdasarkan penelusuran PGN, maka diketahui berkurangnya penggunaan gas pelanggan karena penurunan order barang dari luar negeri, sehingga perusahaan memutuskan mengurangi produksi.

"Kalau ngobrol-ngobrol kemarin, ordernya berpindah. ada beberapa industri yang biasa mendapat order dari Taiwan, sekarang (orderannya) pindah ke Vietnam, di sini tidak dapat order," kata dia.

PGN mencatat, setidaknya lima pelanggan menurunkan dan menghentikan konsumsi gas. Meski secara angka nisbi kecil, namun menurut Amin, nilainya cukup signifikan.

Pada 2016, pertumbuhan penggunaan gas tumbuh 3 persen. Dan hingga Mei 2017, PGN masih menulis pertumbuhan rata-rata 3 persen.

"Sampai Mei 2017 ini masih tumbuh 3 persen saja, itu di bawah ekpektasi Kepri yang 5 persen," tuturnya.

Dan hingga akhir tahun, PGN tidak yakin pertumbuhan penggunaan gas akan membaik. "Ini linier dengan kondisi ekonomi saat ini," ucap dia.

Sementara itu, di samping industri, PGN tetap menyalurkan gas rumah tangga. Tahun ini PGN mengalirkan 4.000 sambungan gas rumah tangga melalui program Jaringan Gas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Infrastruktur Jargas 2016 di Kota Batam sudah terpasang semua, tinggal menunggu pengaliran secara bertahap. PGN membangun pipa sepanjang 55 km untuk Jargas ke rumah tangga yang tersebar di 16 perumahan.

Editor: C Hamdani



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026