
Bupati: Masyarakat Harus Menyatu dengan Alam

Peringatan Hari Lingkungan Hidup sedunia ini kita lakukan secara sederhana namun penuh makna, dengan tujuan agar kita menyatu dengan alam. Dan seluruh masyarakat juga harus menyatu dengan alam
Karimun (AntaraKepri) - Bupati Karimun, Kepulauan Riau, Aunur Rafiq mengatakan, warga masyarakat di daerah setempat, harus menyatu dengan alam dengan mencintai dan menjaga kelestarian lingkungan hidup di sekitarnya.
"Peringatan Hari Lingkungan Hidup sedunia ini kita lakukan secara sederhana namun penuh makna, dengan tujuan agar kita menyatu dengan alam. Dan seluruh masyarakat juga harus menyatu dengan alam," kata Aunur Rafiq usai upacara memperingati Hari Lingkungan Hidup sedunia di Coastal Area, Tanjung Balai Karimun, Kamis.
Rafiq mengatakan menyatunya masyarakat dengan alam dapat dibuktikan dengan partisipasi masyarakatnya dalam mejaga lingkungan, terlebih dalam menjaga hutan Karimun dengan cara tidak membakarnya.
"Jangan mengesampingkan hutan yang telah memberi manfaat yang cukup besar untuk daerah kita ini," katanya.
Ia mengatakan dampak positif yang diterima dari menjaga lingkungan, ialah diraihnya Piala Adipura Kirana untuk yang kedua kalinya.
"Tidak hanya cukup sampai di sini saja, perlu ada terobosan yang baru untuk mempertahankan Piala Adipura tersebut," katanya.
Terobosan yang dia maksud ialah, pihaknya akan mewacanakan penegakan perda tentang kebersihan untuk lebih mengatur masyarakatnya dalam menjaga kebersihan. Dimana dalam penegakan perda ini, pemerintah daerah akan menggandeng pihak berwajib untuk penegakan hukumnya.
Dalam kesempatan yang sama, sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, Aunur Rafiq secara simbolis juga melakukan penanaman pohon cempedak, mahoni dan lainnya.
Dalam kegiatan itu, beberapa perusahaan juga menyerahkan sejumlah perlengkapan kebersihan, seperti 20 tong sampah dari PT Saipem, dan 1 unit kendaraan tossa dari PT. Karimun Sembawang Shipyard sebagai bentuk partisipasi dalam menjaga kebersihan kabupaten maritim ini. (Antara)
Editor: B. Situmorang/YJ
Pewarta : Nursali
Editor:
Kepulauan Riau
COPYRIGHT © ANTARA 2026
