
Wartawan "Online" Pelopor Menangkal Berita Negatif

Wartawan itu mitra kami, dalam beberapa kejadian seperti tindak kejahatan, sering kali yang pertama menginformasikan kepada kami, adalah wartawan. Ini sangat positif dan patut didukung
Karimun (Antara Kepri) - Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Karimun AKBP Agus Fajaruddin meminta kalangan wartawan media "online" menjadi pelopor dalam menangkal berita negatif atau "hoax".
"Wartawan online memiliki lebih banyak waktu mengakses internet. Harus jadi pelopor menangkal, memonitor berita atau informasi negatif atau hoax, dan ujaran kebencian di media sosial," kata dia dalam acara ngopi bareng bersama Ikatan Wartawan Online (IWO) Karimun di Tanjung Balai Karimun, Kepri, Rabu.
Kapolres mengakui peranan pewarta media online sangat penting dan dibutuhkan untuk membantu pihak kepolisian dalam memantau berita "hoax" di era digital dengan kecepatan informasi melalui internet.
"Wartawan itu mitra kami, dalam beberapa kejadian seperti tindak kejahatan, sering kali yang pertama menginformasikan kepada kami, adalah wartawan. Ini sangat positif dan patut didukung," kata dia.
Dia mengapresiasi kesepakatan sekitar 28 wartawan media "online" untuk membentuk kepengurusan IWO di Karimun. Dia berharap wadah IWO mendorong profesionalisme para jurnalis, khususnya anggota IWO.
"Saya kagum dengan media online, informasi yang disajikan begitu cepat. Kehadiran IWO tentu diharapkan mendorong profesionalisme, menyajikan berita yang benar dan akurat. Ada dua undang-undang yang harus dipatuhi, UU Pokok Pers dan UU Informasi dan Transaksi Elektronik," kata dia.
Dalam acara temu ramah itu, Ketua IWO Karimun Rusdianto mengatakan, IWO Karimun terbentuk dilatarbelakangi niat untuk membangun profesionalisme dan kemandirian wartawan.
"Profesionalisme dibangun dengan pelatihan jurnalistik sehingga semua anggota memahami teknik penulisan berita dan kode etik jurnalistik. Sedangkan kemandirian dan kesejahteraan dibangun dengan mendirikan usaha bersama, semisal koperasi dari anggota untuk anggota," tuturnya.
IWO, kata dia, akan menggelar Mubes I di Jakarta pada 8-9 September 2017. Dalam mubes itu, seluruh peserta dari tingkat provinsi maupun kabupaten akan bermusyawarah untuk menyusun kode etik organisasi, menyempurnakan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga, sebagai salah satu upaya untuk memenuhi persyaratan terverifikasi dari Dewan Pers. (Antara)
Editor: Evy R Syamsir
Pewarta : Rusdianto
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
