Pasien Akibat Kanker Serviks Meningkat

id pasien,akibat,kanker,serviks,meningkat

Sementara Januari-Agustus 2017, pemeriksaan kanker serviks dan kanker payudara berjumlah 1.657 orang. Hasilnya, positif 11 orang, dan benjolan payudara 19 orang
Tanjungpinang (Antara Kepri) - Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau mencatat jumlah pasien yang meninggal dunia akibat kanker serviks sejak tahun 2015-2016 meningkat.
         
Kepala Dinas Kesehatan Tanjungpinang Rustam, di Tanjungpinang, Selasa, mengatakan berdasarkan data dari Rumah Sakit Umum Daerah Kepri pada 2015 jumlah pasien yang menderita kanker serviks sebanyak 19 orang, satu di antaranya meninggal dunia.
         
"Tahun 2016 jumlah penderita kanker serviks sebanyak 27 orang, lima di antaranya meninggal dunia," katanya.
         
Dari data RSUD Kepri juga diperoleh informasi bahwa jumlah penderita kanker payudara pada tahun 2015 mencapai 48 orang, satu di antaranya meninggal dunia. Sementara tahun 2016, jumlah pasien yang menderita kanker payudara meningkat menjadi 62 orang, tiga di antaranya meninggal dunia.
         
Berdasarkan data dari puskesmas di Tanjungpinang, warga yang memeriksa kesehatannya, apakah mengidap menyakit kanker serviks atau kanker payudara (Inpeksi Visual Asam Asetat atau IVA) tahun 2015 sebanyak 797 orang, 25 orang diantaranya positif mengidap penyakit itu, sedangkan benjolan pada payudara sebanyak 11 orang.
         
Pada tahun 2016, lanjutnya warga yang melakukan IVA mencapai 1.214 orang, dengan hasil positif 25 orang, dan benjolan payudara mencapai 26 orang.
         
"Sementara Januari-Agustus 2017, pemeriksaan kanker serviks dan kanker payudara berjumlah 1.657 orang. Hasilnya, positif 11 orang, dan benjolan payudara 19 orang," ucapnya.
         
Rustam mengemukakan risiko kanker payudara dan kanker serviks meningkat seiring usia, karena itu wanita yang sudah berusia 50-70 tahun dianjurkan memeriksakan kesehatannya setiap tiga tahun sekali.
         
Untuk mencegah kanker serviks dan kanker payudara hingga merenggut nyawa, Pemkot Tanjungpinang menyelenggarakan program deteksi dini dan sosialisasi.
         
"Warga membutuhkan informasi soal itu, terutama wanita usia subur harus mengetahui pentingnya manfaat deteksi dini kanker servik dan payudara," ujarnya.
         
Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah mengatakan secara umum para wanita masih belum mengetahui kanker serviks dan kanker payudara. Karena itu, mereka membutuhkan informasi yang benar terkait penyakit tersebut sehingga dapat mendeteksinya lebih awal.
         
"Khususnya para wanita usia subur terhadap informasi deteksi dini penyakit kanker serviks dan payudara sehingga mengakibatkan angka kematian akibat penyakit ini cukup tinggi. Masih banyak yang belum tahu apa penyebab, faktor resiko, dan deteksi dini terhadap penyakit kanker serviks dan payudara," ujarnya.(Antara)

Editor: Dedi
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar