Logo Header Antaranews Kepri

Jembatan Kayu Todak Ambruk

Sabtu, 2 Desember 2017 15:44 WIB
Image Print
Dinas PU sedang mengupayakan mencarikan alternatif agar jembatan tersebut dapat dibangun karena jika mengandalkan anggaran dari APBD Kabupaten Lingga tidak mencukupi untuk membangun jembatan tersebut.

Lingga (Antara Kepri) - Jembatan kayu yang menghubungkan tempat wisata Pantai Todak dan Kecamatan Singkep Selatan, di Desa Batu Berdaun, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Sabtu pagi ambruk saat dilintasi truk bermuatan kerikil.

"Kami sudah beberapa kali menyampaikan hal ini ke pemerintah tapi belum di respon," kata Usman salah seorang warga yang sering melintasi jalan tersebut kepada Antara, Sabtu.

Menurutnya jembatan tersebut saat ini merupakan akses jalan yang cukup banyak dilewati warga, selain menuju ketempat wisata Pantai Todak jalan tersebut juga digunakan masyarakat yang akan menuju ke Kecamatan Singkep Selatan selain itu dilokasi tersebut juga banyak kebun warga yang menjadi pusat pertanian di Desa Batu Berdaun.

Kepala Desa Batu Berdaun Zainal mengatakan jembatan tersebut selalu menjadi prioritas saat pembahasan Musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) di desa dan kecamatan, namun hingga saat ini pengajuannya belum mendapat respon dari pemerintah setempat.

"Dalam Musrenbang sering kita ajukan, tapi belum direspon," ujarnya.

Ditambahkan Zainal pembangunan jembatan tersebut membutuhkan anggaran yang tidak sedikit, sehingga jika menggunakan Anggaran Dana Desa (ADD) atau Dana Desa (DD) tidak mungkin bisa terlaksana. Apalagi menurutnya pembangunan jembatan tersebut tidak dapat dilakukan secara bertahap karna harus ada jembatan alternatif selama pembangunan jembatan permanen berlangsung.

Dihubungi terpisah Kepala bidang Binamarga Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Kawasan Pemukiman (DPUPR-PKP) Kabupaten Lingga Indra Asmara Putra mengatakan pihaknya sudah mengetahui kerusakan jembatan tersebut.

Namun, lanjut dia, saat ini pemerintah melalui dinasnya sedang mengupayakan untuk mencarikan alternatif agar jembatan tersebut dapat dibangun karna dengan posting anggaran dari APBD Kabupaten Lingga tidak mencukupi untuk membangun jembatan tersebut.

"Kami sudah tahu soal jembatan itu, mungkin tahun ini kita upayakan untuk rehab sementara karna setelah dihitung anggarannya cukup besar," kata Indra.

Jembatan sepanjang 30 meter tersebut membutuhkan konstruksi yang kokoh karna jalan tersebut sering dilintasi kendaraan-kendaraan besar.

Meskipun begitu menurutnya untuk menuju lokasi tersebut, masih ada jalan alternatif melalui Kecamatan Singkep Barat namun jarak tempuhnya cukup jauh. (Antara)

Editor: Evy R. Syamsir



Pewarta :
Editor: Kepulauan Riau
COPYRIGHT © ANTARA 2026