
SAR Temukan Dua Korban Kecelakaan Kapal Batam
Selasa, 19 Desember 2017 06:29 WIB

erjadi kecelakaan perairan, antara speed boat penambang yang berangkat dari pelabuhan Bulang Lintang, menuju Pelabuhan Sagulung bertabrakan
Tanjungpinang (Antara Kepri) - Tim Search And Rescue (SAR) Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP) Kelas A Tanjungpinang menemukan kedua jasad, korban kecelakaan pelayaran speed boat penambang dengan spead boat perorangan di perairan Pulau Bulang, Batam.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Tanjungpinang, Eko Suprianto, di Tanjungpinang, Selasa mengatakan jasad korban kedua atas nama Said Faisal (36) ditemukan warga setempat mengapung pada tw 1218 19.30 G.
"Selanjutnya korban dibawa kerumah duka dan akan dikebumikan malam ini juga. Dengan telah diketemukannya 2 korban maka Ops SAR dinyatakan selesai dan ditutup," ujarnya.
Sebelumnya, dikabarkan Polair Batam menghinformasikan ke SAR Tanjungpinang, bahwa telah terjadi kecelakaan perairan, antara speed boat penambang yang berangkat dari pelabuhan Bulang Lintang, menuju Pelabuhan Sagulung bertabrakan. Dari 12 penumpang, 10 orang dinyatakan selamat, 2 dalam pencarian.
SAR Tanjungpinang melakukan pencarian dan penyelaman sedalam 10 sampai dengan 15 meter untuk mencari nahkoda kapal, yang turut belum ditemukan dalam insiden tersebut. Korban atas nama Ismail (44) berhasil ditemukan warga setempat mengapung di atas laut.
Sebagian korban yang selamat dirawat di RSUD Embung Fatimah Batam, diantaranya Hanindia (2), Rasya (10), Lismawati, Syarifah Dahlia 24, Sayid Abdillah (11), Umi (52). Sedangkan korban selamat namun tidak dirawat, Saya Nabila, Sayid Ahmad, ILiyasa, Ria. Sedangkan Nahkoda Ismail. Sementara dua orang dinyatakan meninggal dunia.(Antara)
Editor: Evy R. Syamsir
Pewarta : Aji Anugraha
Editor:
Kepulauan Riau
COPYRIGHT © ANTARA 2026
