
Juli Kawasan Ekonomi Khusus Batam diresmikan

Kita tidak akan menunggu sampai siap seluruhnya, kita akan mulai dengan daerah mana yang paling siap dan dia akan kita ubah dari FTZ menjadi KEK
Batam (Antaranews Kepri) - Salah satu area Free Trade Zone akan bertransformasi menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan direncanakan diresmikan dalam tiga bulan ke depan atau tepatnya pada Juli mendatang.
"Tunggu saja yang pertama tidak lama lagi akan diresmikan," kata Menko Perekonomian Darmin Nasution, di Batam, Jumat. Kata Darmin pihaknya akan membuat zona-zona area yang layak menjadi KEK. Menurutnya di Batam bisa saja terbentuk lima atau lebih area KEK.
Namun Darmin enggan menyebutkan kawasan mana yang dinilai cocok menjadi KEK. "Sekarang sudah ada tapi belum diresmikan nanti saya susah (kalau disebutkan sekarang)," katanya.
Darmin mengatakan area yang akan diresmikan menjadi KEK merupakan usulan dari Gubernur Provinsi Kepri, Nurdin Basirun.
"Kita tidak akan menunggu sampai siap seluruhnya, kita akan mulai dengan daerah mana yang paling siap dan dia akan kita ubah dari FTZ menjadi KEK," kata Darmin.
Nanti, lanjut Darmin, pihaknya akan membentuk Dewan Kawasan (DK) Batam yang diketuai Gubernur Kepri. Sehingga pihaknya bisa merencanakan dalam dua atau tiga bulan sudah didapatkan zona-zona tertentu di wilayah Badan Pengusahaan (BP) Batam segera menjadi KEK.
"Setelah selesai satu, kita akan lihat mana yang siap kita bikin lagi (menjadi KEK) dan mudah-mudahan dalam waktu tidak lama seluruh Batam akan berubah menjadi KEK," ujarnya.
Setelah seluruh area menjadi KEK kata Darmin, BP Batam akan diubah menjadi Badan Pengelola KEK Batam.
"Saya sudah tanya pak gubernur dan kita bikin saja jabatannya pak Lukita Kepala BP Batam garis miring Badan Pengelola KEK," katanya.
Sebelumnya Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Lukita Dinarsyah Tuwo mengatakan transformasi Batam dari Kawasan perdagangan Bebas dan pelabuhan Bebas (KPBPB) menuju KEK akan dilakukan secara bertahap.
Menurut Lukita, kawasan yang sudah siap akan diprioritaskan lebih dulu menjadi KEK. Saat ini pihaknya sedang mematangkan zona-zona enclave dari KEK yang akan diterapkan di Batam.
Batam, kata Lukita, memiliki 24 kawasan industri dan 105 galangan kapal serta beberapa industri yang berdiri secara individual di luar kawasan industri.
Sayangnya tidak banyak dari kawasan-kawasan tersebut dinyatakan siap bertransformasi menjadi KEK. "Yang paling siap jadi KEK adalah Nongsa Digital Park karena kawasan itu sudah mempersiapkan diri sejak jauh hari," ujarnya.
Lukita mengatakan pengelola kawasan Nongsa Digital Park sudah berkeinginan kuat untuk penerapan KEK di kawasan tersebut.(Antara)
Pewarta : Messa Haris
Editor:
Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
