MUI Kepri minta ormas Islam hindari hoax

id MUI Kepri,ormas Islam Kepri,hoax

Majelis Ulama Indonesia (MUI) (antaranews.com)

Batam (Antaraews Kepri) - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kepulauan Riau meminta organisasi masyarakat membantu pemerintah memerangi berita bohong, dengan tidak ikut menyebarkannya lagi.

Ketua I MUI Provinsi Kepri, Azhar Hasyim di Batam, Senin, menyatakan saat ini banyak beredar informasi yang bersifat menyesatkan, karenanya ormas Islam harus mampu menyampaikan kebenaran secara terorganisasi.

"Kebenaran tanpa terorganisasi dan tertata dengan baik bisa dikalahkan oleh kebatilan yang tertata dengan baik. Kebatilan yang sekarang merajalela karena Ormas Islam kurang bersatu padu," kata dia.

Ia mengingatkan, satu fungsi ormas Islam adalah membantu pemerintah dalam menjaga agama Islam.

Menurut dia, eksistensi ormas Islam sangat penting dan sangat dianjurkan karena hukumnya fardhu kifayah.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kepri Marwin Jamal menyatakan pengurus ormas Islam harus mampu menyajikan program kerja yang jelas dan pembatasan kepengurusan yang jelas sebagaimana diatur dalam AD/ART organisasi.

Kabid Bimas Islam Kanwil Kemenag Kepri, Afrizal berharap ormas membantu Kementerian Agama dalam membina masyarakat, memiliki komitmen bersama, bermotivasi tinggi, dan semangat.

"Pemimpin ormas yang berperan dengan baik dalam membina masyarakat, membina mental masyarakat untuk taat beragama merupakan ibadah terbesar," kata dia.

Di tempat yang sama, Kepala Seksi Penerangan Agama Islam (Pena Islam) Kanwil Kemenag Kepri, Chandra Wesnedi mengingatkan, agar ormas Islam harus menyamakan persepsi dalam menyikapi berbagai yang dihadapi umat Islam demi meningkatkan kualitas kerukunan, ukhuwah Islamiyah antar-Ormas Islam.

"Karena Ormas Islam sebagai aset bangsa juga mempunyai kewajiban untuk melestarikan kerukunan," kata Chandra Wesnedi.
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar