Isdianto ingin MTQ dimaknai tidak sebatas seremonial

id Wakil Gubernur Kepri,Isdianto,MTQ,Musabaqah Tilawatil Quran

Gubernur Kepri Nurdin Basirun (tengah), Wakil Gubernur Isdianto dan para pejabat Pemprov dan kabupaten/kota dalam acara MTQ VII tingkat Provinsi Kepri di Lingga. (Antaranews Kepri/Nurjali)

Kita harapkan MTQ mampu menjadi sarana pembinaan dan pendidikan di samping sebagai syiar agama, jadi bukan sebatas seremonial
Lingga (Antaranews Kepri) - Wakil Gubernur Kepulauan Riau Isdianto menginginkan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-7 tingkat Provinsi Kepri yang digelar di Air Pelangi, Desa Lanjut Kecamatan Singkep Pesisir, dimaknai tidak sebatas kegiatan seremonial. 

"Kita harapkan MTQ mampu menjadi sarana pembinaan dan pendidikan di samping sebagai syiar agama, jadi bukan sebatas seremonial," kata Wakil Gubernur Provinsi Kepri Isdianto usai menutup kegiatan MTQ di Kabupaten Lingga kepada Antara, Selasa.

Baca juga: Sekda Lingga: Masyarakat cukup antusias ramaikan MTQ

Ada makna yang terkandung dalam kegiatan tersebut untuk menciptakan, mencari wujud dan menghadirkan suasana yang memberikan kesejukan bagi masyarakat. MTQ diharapkan juga memiliki peran ganda yang dapat berlangsung secara terus menerus. Maknanya MTQ terbukti mampu mendidik masyarakat untuk menjadi lebih religius, dimanapun tempat pelaksanaan MTQ tersebut.

Keluar sebagai juara umum pertama pada MTQ ke-7 ini Kabupaten Karimun dengan perolehan nilai 131, juara umum II diraih oleh Kota Batam dengan 118 poin, disusul tuan rumah Kabupaten Lingga yang hanya mampu bertengger di posisi III dengan nilai 50 poin.

Kota Batam juga sukses meraih juara pertama pada perlombaan Rebana yang digelar di perhelatan MTQ ke-7. Sedangkan Kabupaten Karimun dan Lingga hanya mampu berada di posisi ke 2 dan 3 pada pertandingan Rebana.

Kemudian, untuk juara Pawai Ta'ruf tuan rumah Kabupaten Lingga sukses berada diposisi pertama, sementara Kabupaten Karimun berada di posisi kedua dan Kota Batam berada di posisi ketiga.

Bupati Lingga Alias Wello saat dihubungi pada penutupan kegiatan tersebut mengatakan, sangat bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Lingga yang telah mensukseskan kegiatan MTQ ke-7, dimana Kabupaten Lingga sebagai tuan rumah. Usaha dan kerja keras dengan segela keterbatasan yang dimiliki oleh Kabupaten Lingga, mampu memberikan hasil maksimal berkat kerja sama semua pihak.

"Aparat Kepolisian dan TNI serta segenap stakholeder yang berperan dalam kegiatan ini, sangat membantu suksesnya MTQ ke-7 ini," sebut Bupati Lingga Alias Wello. 

Meskipun diakuinya masih terdapat beberapa kekurangan dalam pelaksanaan MTQ ini, namun yang terpenting adalah output yang didapat oleh Kabupaten Lingga setelah kegiatan ini.

Di tempat yang sama, di Arena MTQ ini juga akan digelar Popda tingkat Provinsi Kepri setelah Idul Fitri, apa yang terjadi pada hari ini menurutnya akan menjadi bahan Evaluasi untuk penyelenggaraan kegiatan-kegiatan tingkat provinsi berikutnya.

"Ini luar biasa, kita mampu menggelar even provinsi ditengah keterbatasan, apa yang kurang akan kita evaluasi pada perhelatan tingkat provinsi berikutnya, bulan depan akan ada Popda (Pekan Olahgraga Pelajar Daerah)," tutupnya. (Antara)
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar