Kemendag pastikan harga bahan pokok Batam stabil

id harga kebutuhan pokok,batam

Ilustrasi: Kepala BPPP Kementerian Perdagangan Kasan, saat memonitoring ketersediaan Bako di sejumlah distributor di Tanjungpinang beberapa waktu lalu. (Antaranews Kepri/Aji Anugraha)

Batam (Antaranews Kepri) - Tim Kementerian Perdagangan memastikan pasokan bahan pokok di Kota Batam Kepulauan Riau mencukupi dengan harga yang stabil, menjelang Idul Fitri 1439 Hijriah.

"Secara umum stok daging mencukupi untuk kebutuhan lebaran dan harga bahan pokok relatif Stabil," kata Kasan, Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan, usai melakukan inspeksi mendadak di sejumlah pasar di Batam, Rabu.

Tim Kemendag bersama Kepala Dinas Perdagangan Kota Batam Zarefriadi, Kepala Bulog Subdivre Batam dan Satgas Pangan Provinsi Kepulauan Riau memantau pasokan dan harga barang kebutuhanan pokok di Pasar Tos 3000 Jodoh dan Pasar Aviari di Batuaji.

Selain di dua pasar tersebut, Tim Kemendag juga melakukan pemantauan harga di Hypermart Nagoya Hill dan stok bahan pokok daging di gudang distributor PT Dewi Niaga di Jalan Seraya dan PT Dewi Kartika Inti di Komplek Bintang Industrial Park, Batu Ampar.

Berdasarkan hasil pemantauan, Kasan mengatakan secara umum pasokan dan harga bahan pokok stabil, seperti daging ayam, telor ayam, daging sapi dan sayuran.

Dalam kesempatan itu, Kasan mengimbau masyarakat di Kota Batam tidak perlu khawatir karena stok serta harga diperkirakan stabil hingga Lebaran.

Ia juga mengajak masyarakat juga tidak berlebihan dalam berbelanja.

"Berbelanjalah sesuai kebutuhan, bukan ikuti keinginan, kerena biasanya yang menyebabkan harga melonjak karena berbelanja secara Berlebihan," kata Kasan.

Kasan juga mengingatkan distributor dan pedagang pengecer tidak menjual melebihi harga eceran terendah (HET).

Sementara itu, perkembangan harga barang kebutuhan pokok di Pasar Tos 3.000 dan Pasar Aviari sampai hari ini sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah tetapkan.

Dari hasil pantauan, harga beras premium Rp10.000 - Rp13.000/kg, beras medium Rp9.500/kg, gula pasir Rp11.500/kg, minyak goreng curah Rp11.000/liter, terigu Rp6.500, daging sapi segar Rp130.000 s/d Rp140.000/kg, daging sapi beku Rp85.000/kg, daging kerbau beku Rp80.000/kg, daging ayam ras Rp37.000/kg dan telur ayam ras Rp24.000/kg.

Sedangkan harga cabe merah keriting dijual dengan harga Rp35.000/kg, cabe rawit merah Rp60.000/kg, cabe rawit ijo Rp35.000/kg, cabe ijo Rp32.000/kg, bawang merah Rp32.000/kg dan bawang putih Rp18.000/kg.

Di ritel modern Hypermart harga barang kebutuhan pokok dijual dengan harga dibawah HET seperti gula pasir Rp11.900, minyak goreng dengan kemasan sederhana Ros Brand Rp11.000, daging kerbau beku Rp79.900 dan daging sapi beku Rp80.000 dan daging ayam Rp28.900.

Sementara pasokan daging sapi beku, daging kerbau beku dan daging ayam beku di dua gudang distributor juga mencukupi.

Stok yang ada di gudang PT Dewi Niaga tercatat daging sapi beku sebanyak 50 ton, daging ayam beku 20 ton dan daging kambing/domba 30 ton.

Sedangkan stok daging di gudang PT Dewi Kartika Inti tercatat daging sapi beku 30 ton, daging kerbau beku 30 ton dan daging ayam beku 100 ton.

Jumlah itu diperkirakan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat satu bulan ke depan.
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar