BTN miliki 100 outlet "money changer"

id BTN,outlet money changer,valas,batam

irektur Consumer Bank BTN, Budi Satria (kiri) memberikan buku tabungan Felas secara simbolis kepada Ketua APVA Indonesia, Amat Tantoso. (Antaranews Kepri/Messa Haris)

Ke depan kami berharap penukaran valas bisa diberikan harga yang bagus, agar valas kami tidak kami dijual ke Singapura
Batam (Antaranews Kepri) - PT Bank Tabungan Negara (BTN) memiliki seratus outlet penukaran mata uang asing atau "money changer" di seluruh Indonesia dan salah satunya beraa di Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau. 

"Sekarang kita ada 29 kantor cabang dan memiliki 100 outlet money changer," kata Direktur Consumer Banking Bank BTN, Budi Satria di Batam, Sabtu.  

Budi mengatakan pembukaan outlet money changer dilakukan BTN di beberapa kota besar yang aktivitas penukaran mata uang asingnya cukup besar. Seperti di Bali, Batam dan Jakarta. 

"Oulet money changer kita juga ada di kota-kota wisata lainnya," ujar Budi.  

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Pedagang Valuta Asing (APVA) Indonesia, Amat Tantoso mengatakan saat ini di Indonesia terdapat 2.021 oulet money changer. Dari jumlah tersebut lanjut Amat, 164 outlet berada di Kota Batam. 

"Ke depan kami berharap penukaran valas bisa diberikan harga yang bagus, agar valas kami tidak kami dijual ke Singapura," ujar Amat. Amat menambahkan APVA menyambut positif program tabungan Felas yang digagas oleh BTN. 

Dengan begitu lanjut Amat APVA tidak lagi merasa kesulitan ketika hendak mencari valas untuk melayani tamu-tamu mereka. "Kami berharap dengan adanya program dari BTN ini valas kita bisa lebih baik lagi ke depan,"  

Sebelumnya, PT BTN (Persero) membidik seribu penabung valuta asing (Valas) baik dalam bentuk mata uang dolar Amerika Serikat maupun Singapura di Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau.

BTN membidik nasabah dari kalangan asosiasi pedagang valas, perusahaan swasta, para pengembang properti, notaris dan perusahaan yang bergerak di sektor pariwisata.

Dengan tambahan produk tersebut, posisi Dana Pihak Ketiga (DPK) ritel di Provinsi Kepri diharapkan terus melonjak. Berdasarkan data per Mei 2018 DPK mencapai Rp1,62 triliun atau naik 188,81 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu yang hanya Rp562,3 miliar.  

Peluang Tabungan Felas di Batam sangat besar, karena produk ini sangat cocok bagi pengusaha di bidang ekspor impor yang membutuhkan dana valas yang cukup besar,” katanya.

Direktur Consumer Banking Bank BTN, Budi Satria mengatakan, tabungan BTN Felas akan mengincar nasabah Warga Negara Indonesia (WNI) maupun Warga Negara Asing (WNA). Serta menyasar masyarakat kelas menengah ke atas di wilayah perkotaan dengan usia 20 sampai 60 tahun.

Melalui produk Tabungan BTN Felas, kata Budi Bank BTN memberikan keuntungan berupa kurs dan bunga bersaing. Produk dana tersebut lanjutnya akan dilengkapi kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) agar dapat melakukan penarikan di Indonesia hingga di mancanegara.

Guna menarik nasabah, Bank BTN pun menggelar Program BTN Felas Mania dengan menawarkan hadiah langsung berupa cashback bagi 1000 nasabah pertama yang membuka rekening Tabungan BTN Felas.(Antara)
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar