Taekwondoin 14 provinsi perebutkan piala Danlanal Batam

id Open taekwondo championship 2,Danlanal batam,Sportivitas

Peserta sedang melakukan laga tanding Open Taekwondo Championship 2 di GOR Temenggung Abdul Jamal. (Antaranews Kepri/Pradanna Putra)

Kepri Open Taekwondo Championship 2 yang digelar untuk mencari bibit-bibit atlet taekwondo yang nantinya dapat berprestasi di kancah nasional maupun internasional.
Batam (Antaranews Kepri) - Sebanyak 827 atlet taekwondo dari puluhan klub di-14 provinsi se-Indonesia bertanding di Gedung Olahraga (GOR) Temenggung Abdul Jamal memperebutkan Piala Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Batam 2018.

Ketua Panitia Kepri Open Taekwondo Championship 2, Rian, Sabtu mengatakan, 800 atlet taekwondo dari 22 daerah mulai hari ini hingga besok akan bertarung memperebutkan Piala Danlanal 2018.

"Para atlet akan bertanding untuk kategori kyurugi (tarung) dan poomsai (jurus)," kata Rian.

Rian mengemukakan kejuaraan ini dilaksanakan untuk meningkatkan prestasi atlet. Selain itu, kata dia kejuaraan taekwondo ini untuk mengembangkan olahraga bela diri, khususnya di Kepri.

"Kejuaraan taekwondo ini diharapkan melahirkan generasi muda yang sehat, dan dapat terhindar dari pergaulan bebas dan narkoba," ujarnya.

Panglima Komando Armada I, Laksamana Muda TNI Yudo Margono yang membuka kejuaraan tersebut, mengatakan, Kepri Open Taekwondo Championship 2 yang digelar untuk mencari bibit-bibit atlet taekwondo yang nantinya dapat berprestasi di kancah nasional maupun internasional. Selain itu juga bertujuan untuk meningkatkan pariwisata.

"Semoga ini bisa menjadi awal untuk menghadirkan atlet-atlet taekwondo intetnasional yang mampu mengharumkan nama Indonesia," kata Yudo berharap.

Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Isdianto mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh Lanal Batam. Kata Isdianto, Kepri Open Taekwondo Championship 2 ini merupakan kejuaraan bergengsi buah dari sinergisitas antara Lanal Batam dengan pengurus taekwondo.

"Saya memberi apresiasi dan penghargaan kepada panitia penyelenggara. Ini kejuaraan yang besar, diikuti 14 provinsi," kata Isdianto.

Isdianto juga mengingatkan para atlet untuk bertanding secara sportif. Pertandingan ini untuk menguji kemampuan setelah cukup lama berlatih.

"Harus saling menghargai, jaga sportifitas," ucapnya.

Ketua Pengurus Taekwondo Provinsi Kepri, Reni Yusneli, mengatakan, kejuaraan taekwondo ini dapat dijadikan sebagai ajang seleksi dalam sejumlah kejuaraan di Kepri yang digelar tahun ini, seperti Pekan Olahraga Provinsi Kepri.

"Dari kejuaraan ini, dapat dijadikan sebagai salah satu tolak ukur bagi pengurus kabupaten dan kota di Kepri untuk meningkatkan prestasi baik di tingkat provinsi maupun nasional," katanya. (Antara)
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar