Logo Header Antaranews Kepri

Kuota CPNS Kepri 192 orang

Rabu, 12 September 2018 14:19 WIB
Image Print
Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah memberikan keterangan terkait kuota calon pegawai negeri sipil (CPNS) sebanyak 192 orang. (Antara News Kepri/Ogen)
Saat ini kami tengah merekap jumlahnya, nanti akan diumumkan kuota dan formasi resminya
Tanjungpinang (Antaranews Kepri) - Pemprov Kepri akhirnya mengumumkan kuota dan formasi CPNS 2018 yang disetujui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) sebanyak 192 orang, dari usulan sebelumnya sebanyak 400 orang.

Keputusan tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) KemenPAN-RB. No.624, tanggal 30 Agustus tahun 2018.

"Kuota 192 orang itu terdiri dari tiga formasi, tenaga guru 100 orang, tenaga kesehatan 62 orang dan tenaga ahli teknis 30 orang," ujar Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah, di Tanjungpinang, Rabu.

Arif mengatakan di luar kuota dan formasi tersebut, Pemprov Kepri juga akan membuka penerimaan formasi khusus seperti penyandang disabilitas, diaspora maupun olahragawan yang berprestasi di tingkat internasional, sebagaimana yang diarahkan oleh pemerintah pusat untuk tiap-tiap daerah.

"Saat ini kami tengah merekap jumlahnya, nanti akan diumumkan kuota dan formasi resminya," imbuhnya.

Namun, terkait penerimaan formasi CPNS bagi tenaga honorer ataupun PTT yang sudah mengabdi selama puluhan tahun di lingkungan Pemprov Kepri. Dikatakan Arif, hingga saat ini pihaknya belum mendapat arahan dari pusat.

"Seleksi CPNS sendiri menggunakan sistem CAT dan seluruh tahapan seleksi hingga pengumuman hasil CPNS dilaksanakan oleh KemenPAN-RB. Kami hanya menyediakan tempat dengan persetujuan pusat" sebutnya.

Sekda menambahkan, pada seleksi CPNS tahun ini, semua formasi yang dibutuhkan sudah langsung terlampir dengan tempat penugasan. Sesuai dengan kebutuhan yang diajukan Pemprov Kepri.

"Misalnya, formasi guru untuk penugasan di Pulau Laut. Sudah tertera langsung di pengumumannya," pungkasnya.



Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026