Direktur BUBU: Keamanan Bandara tetap terjaga

id Ratna sarumpaet,Batam

Aparat kepolisian melihat ratusan massa yang menolak kehadiran Ratna Sarumpaet di jalan masuk menuju Bandara Internasional Hang Nadim Batam.(ANTARA News Kepri/Messa Haris)

Ia mengatakan aktivitas di Bandara Internasional Hang Nadim Batam juga berjalan dengan normal meski ada penolakan kehadiran Ratna Sarumpaet.
Batam (Antaranews Kepri) - Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Internasional Hang Nadim, Suwarso, mengatakan keamanan di objek vital tersebut tetap terjaga meski ada ratusan massa yang menolak kehadiran aktivis Ratna Sarumpaet

"Berkat kerjasama dengan aparat keamanan, bandara tetap terjaga," kata dia kepada Antara di Batam, Minggu.

Ia mengatakan aktivitas di Bandara Internasional Hang Nadim Batam juga berjalan dengan normal meski ada penolakan kehadiran Ratna Sarumpaet.

"Beliau sudah kembali ke Jakarta dengan menggunakan pesawat Garuda pada pukul 15.30 WIB," katanya.

Kedatangan Ratna Sarumpaet ditolak ratusan massa yang berkumpul di depan ruas jalan menuju Bandara Internasional Hang Nadim Batam. 

Massa yang mendapatkan informasi terkait kepulangan Ratna Sarumpaet ke Jakarta akhirnya membubarkan diri dengan tertib.

Sementara itu Ratna Sarumpaet yang ditanyai wartawan mengaku kecewa karena dirinya tidak diperbolehkan datang  ke beberapa kota di Indonesia, termasuk hari ini di Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau.

Menurutnya, Gerakan Selamatkan Indonesia (GSI) hanya berfokus kepada pancasila yang hilang pada batang tubuh Indonesia. 

"Hanya itu persoalan GSI yang terus kita kejar adalah mengembalikan pancasila  ke dalam undang-undang dasar 45," ucapnya.

Sebelumnya sekelompok massa juga menolak kehadiran Neno Warisman dengan alasan, ustazah tersebut akan mendeklarasikan #2019gantipresiden.

Neno bahkan sempat terjebak didalam Bandara Internasional Hang Nadim Batam hingga beberapa jam dan baru bisa keluar sekitar pukul 00.00 WIB.(Antara)
Pewarta :
Editor: Danna Tampi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar