
Gubernur : jaga dan bangun Kepri dengan kesatuan

Permabudhi bertujuan untuk mempersatukan semua perkumpulan Budha agar semakin kuat, rukun dan bersatu
Tanjungpinang (Antaranews Kepri) - Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun menyatakan bahwa kesatuan di tengah keberagaman sangat penting untuk terus dipertahankan untuk menjaga keharmonisan dan keamanan untuk mewujudkan pembangunan di daerah setempat.
"Karena dengan kesatuan inilah proses pembangunan di Kepri dapat berjalan dengan lancar dan tepat sasaran,” ujar Nurdin dalam acara pelantikan dan pengukuhan Pengurus Daerah Persatuan Umat Buddha Indonesia Provinsi Kepri serta Pengurus Cabang Kabupaten dan Kota Periode 2018-2022 di Tanjungpinang, Senin.
Nurdin melanjutkan, keberagaman bukan suatu penghalang untuk mencapai kesuksesan tersebut. Apalagi tantangan ke depan, dia katakan semakin berat di tengah modernisasi dan berkembangnya teknologi, dan kesatuan merupakan bekal yang amat penting.
"Menuju Indonesia yang makmur dan sejahtera masyarakatnya bukan lagi angan semata. Mulai saat ini kita harus segera mewujudkan itu," imbuh Nurdin.
Untuk itu, Nurdin meminta kepada semua kepengurusan Permabudhi agar dapat menyatukan umatnya, menuntun ke arah yang lebih baik dengan capaian keberhasilan dan target program kerja yang maksimal.
"Satukan tekad dan terus bawa kerukunan. Ayo ikut sukseskan pembangunan Kepri yang kita cintai ini," pesan Nurdin.
Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat Arif Harsono mengatakan, Permabudhi merupakan suatu wadah baru yang mana dibentuk pada 3 April 2018 lalu, sebagai tempat untuk berkumpulnya semua majelis dan yayasan agama Budha di Indonesia.
"Permabudhi bertujuan untuk mempersatukan semua perkumpulan Budha agar semakin kuat, rukun dan bersatu,” kata Arif.
Dirjen Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama RI Caliadi SH, MH mengatakan kepada semua kepengurusan Permabudhi, untuk menyatukan persepsi dan pemahaman agar dapat terjalin kerjasama yang intens dan saling mendukung pelaksanaan tugas.
“Karena dengan saling kerjasama itulah tujuan dari tugas dan tanggungjawab serta program kerja dapat terwujud,” ujarnya.
Sementara, Ketua Permabudhi Provinsi Kepri Hengky Suryawan melaporkan, pihaknya telah menggelar Musda Tingkat Provinsi Kepri yang mana terdapat 9 majelis dan 10 yayasan yang tergabung dalam Permabudhi untuk memilih keanggotaan pengurus yang baru.
"Kami bertekad agar seluruh umat Buddha dapat bergandeng tangan bersatu dalam membangun Kepri," katanya.
Hengky juga menuturkan, dalam pencapaian prestasi pada Tahun 2017 lalu, dari 34 Provinsi se-Indonesia, Permabudhi Kepri mendapat peringkat ketiga dalam hal kerukunan agama.
“Kami siap diberi masukan yang dapat dijadikan bekal kedepan lebih baik,” lanjut Hengky.
Pelantikan sendiri berdasarkan SK Nomor: 01/SK-PD/X/2018 tentang pengangkatan pengurus daerah dan penetapan program kerja Permabudhi Provinsi Kepri Tahun 2018 dilantik Hengky Suryawan sebagai Ketua dengan 10 kelembagaan dengan total keanggotaan sebanyak 41 orang.
Pewarta : Ogen
Editor:
Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
