Rangsang investasi, BP Batam beri penghargaan 23 perusahaan

id investasi,BP Batam,Lukita

Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo memberikan piagam penghargaan kepada salam satu PMA yang menanamkan modalnya di Kota Batam, Provinsi Kepri.(Antaranews Kepri/Dok Humas BP Batam)

Saya sangat mengapresiasi BP Batam yang memberikan penghargaan kepada para PMA, dengan harapan mereka lebih semangat untuk ekspansi dan mengundang rekan mereka di negara lain untuk datang ke Batam
Batam (Antaranews Kepri) - Badan Pengusahaan (BP) Batam memberikan penghargaan kepada 23 perusahaan dengan nilai investasi terbesar dan terlama sebagai rangsangan agar investor makin banyak berinvestasi di kota industri.

Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo, di Batam, Senin, mengatakan berdasarkan data BKPM ada sekitar 700 perusahaan yang menanamkan modal dan beroperasi lebih dari 10 hingga 30 tahun di Kota Batam.

"Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap PMA yang mendukung perkembangan Kota Batam," katanya. 

Lukita mengatakan tanpa investor, ekonomi Kota Batam tidak akan berkembang seperti sekarang. 

Menurutnya kepercayaan dan loyalitas investor untuk tetap beroperasi di Batam harus diapresiasi.

"Godaan dari negara lain bukan tidak ada, ditambah tantangan kondisi perekonomian global, tapi mereka tetap di sini dan memberikan kesempatan kerja yang besar bagi tenaga kerja kita, inilah yang perlu kami berikan apresiasi setinggi-tingginya," kata Lukita.

Lukita juga akan terus bekerja keras dan berinovasi baik dari sisi perizinan, investasi dan tata kelola lahan. 

BP Batam lanjutnya terus mengesa pengembangan infrastruktur guna mempermudah aktivitas bisnis di Kota Batam .

"Saat ini kita tengah menggesa proyek perluasan terminal 1, penambahan terminal 2, dan terminal kargo di Bandara Hang Nadim Batam dan sudah memasuki persiapan prakualifikasi lelang," paparnya.

Pihaknya juga menggesa pengembangan Ppelabuhan Batuampar dengan menggandeng PT Pelindo I, agar dapat memaksimalkan kapasitasnya sebagai kegiatan trahsipment.

Sementara itu Dirjen Perdagangan Luar Negeri, Oke Nurwan, mengatakan Batam diharapkan menjadi salah satu tulang punggung perekonomian nasional.

Dia mengatakan kondisi perekonomian global saat ini kurang menguntungkan tidak hanya bagi Indonesia tapi juga negara lainnya. 

"Saya sangat mengapresiasi BP Batam yang memberikan penghargaan kepada para PMA, dengan harapan mereka lebih semangat untuk ekspansi dan mengundang rekan mereka di negara lain untuk datang ke Batam," tuturnya. 

Salah satu kondisi yang ada adalah perang dagang antara Tiongkok dan Amerika. 

Momen tersebut dapat dimanfaatkan Kota Batam dengan mempersiapkan diri untuk menerima PMA yang melakukan relokasi serta aktif melihat peluang ekspor ke Amerika.(Antara)
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar