
Wakil Bupati Natuna sosialisasi Program JKN KIS

Natuna (Antaranews Kepri) - Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti menggelar sosialisasi program kerja Pemerintah Kabupaten Natuna dalam kunjungan kerja di Kecamatan Serasan dan Serasan Timur.
"Kunjungan ini dalam rangka sosialisasi program pemerintah daerah bersama BPJS Kesehatan, kegiatan pembangunan Natuna tahun 2019, Kebijakan Dinas Pendidikan dan Kesehatan," kata Ngesti Yuni Suprapti dalam sambutannya di Masjid Besar Al - Furq'an Kecamatan Serasan, Sabtu (26/1) malam.
Pada kesempatan tersebut, ia menyampaikan adanya kerja sama baru antara Pemerintah Kabupaten Natuna dengan BPJS, sedangkan untuk program dan kebijakan lain akan disampaikan pada pertemuan Rabu mendatang di Kantor Camat Serasan.
"Adanya MoU antara BPJS dengan Pemda terkait JKN KIS agar kesehatan masyarakat terjamin," ucapnya.
" KN Mandiri biaya ditanggung secara pribadi dan bisa memilih kelas pelayanan kesehatan tersendiri, sedangkan JKN Pemda, itu kita hanya menyediakan layanan kelas lll. Tetapi itu bisa berubah, jika pasien mampu menambah biaya untuk pindah ke kelas yang lain," tambahnya.
Sedangkan untuk Program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) yang sebelumnya telah dihentikan oleh Pemerintah Kabupaten Natuna diintegrasikan dengan JKN.
"Masyarakat jangan khawatir, Jamkesda telah terintegrasi dengan JKN KIS, pemerintah telah menyediakan Kartu Indonesia Sehat (KIS) untuk 10.000 orang khusus bagi masyarakat tidak mampu dan itu telah dijamin oleh pemerintah pusat," kata Ngesti.
Sedangkan, lanjutnya lagi, JKN KIS yang ditanggung oleh Pemerintah Daerah hanya diberikan khusus kepada PTT, GTT dan sisanya lagi diperuntukkan bagi yang tidak memiliki JKN mandiri atau yang tidak dijamin oleh pemerintah pusat.
"Saat ini kartu belum semuanya dicetak oleh BPJS," kata Wakil Bupati dalam sambutan tersebut.
Ia juga menambahkan, bagi yang belum mendapatkan KIS pada saat ini bisa mendapatkan pelayanan kesehatan cukup menunjukan menunjukan KTP dan KK.
"Januari pertengahan kemarin kita sudah MoU dengan BPJS, karena itu perlu saya sampaikan agar masyarakat tidak bingung," jelasnya.
"Nanti akan kita tindak, jika ada kendala," tegasnya.
Dengan adanya kunjungan kerja tersebut, Ia mengatakan selain menjalin silahturahmi, ini juga sebagai bentuk percepatan pembangunan khususnya dalam menyosialisasikan program kerja Pemerintah agar berjalan baik dan tepat sasaran.
"Kita langsung turun ke Kecamatan dan desa agar kebijakan baru akan cepat diketahui oleh masyarakat," kata Ngesti.
Tidak cukup sampai di situ, khusus program JKN KIS Ia juga meminta pemerintah kecamatan, Pemerintah Desa dan Puskesmas setempat harus secara rutin melakukan sosialisasi program baru tersebut.
"Nanti saat kunjungan di Desa Batu Berian akan kita berikan langsung kepada masyarakat KIS secara simbolis," ucapnya.
Sementara, Yeti Hastuti, Kasi Yankes dan Jamkes Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna mengatakan KIS bagi masyarakat Serasan dan Serasan Timur sebagian besar telah selesai dicetak.
"Tadi siang telah kita sampaikan Kartu KIS itu ke Puskesmas, ada 3.182 buah untuk Serasan, dan 2.044 untuk Serasan Timur," kata Yeti.
Pewarta : Cherman
Editor:
Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
