Polres Natuna data kembang api dan petasan

id polres natuna, kembang api

Petugas kepolisian mendata jenis kembang api dan petasan di Jalan Sudirman, Ranai, Natuna, Senin (13/5) malam. (Antaranews Kepri/Cherman)

Natuna (ANTARA) - Jajaran Polres Natuna mendata jenis kembang api dan petasan  untuk keamanan dan ketertiban masyarakat di Ranai pada Senin malam (13/5).

Dimulai pukul 21.00 WIB hingga 22.00 WIB sebanyak 20 orang anggota polisi dikerahkan, menyisir lapak para pedagang, serta mendata jenis kembang api dan petasan yang mereka jual.

"Penyisiran dimulai dari jalan Soekarno Hatta, Sudirman dan Jalan Pramuka, Kota Ranai," kata Kabagops Natuna, Kompol Elfizar.

Hal itu dilakukan, menurutnya  untuk memastikan para pedagang tidak menjual petasan dan jenis kembang api berbahaya.

Ia juga mengatakan, tujuan dari operasi penyisiran tersebut untuk menjaga kenyamanan bagi warga yang sedang menjalankan ibadah bulan suci Ramadhan dan antisipasi kebakaran.

"Dengan tidak adanya petasan, maka para jemaah sholat tarawih bisa khusuk, kita juga mengantisipasi terjadinya hal yang tidak kita inginkan seperti kebakaran dan lain-lain," ujarnya.

Lanjut dia, resiko kebakaran bisa saja terjadi akibat kembang api dan petasan jika tidak digunakan dengan hati-hati.

Selain itu, ada beberapa jenis petasan dan kembang api dilarang beredar, terutama yang memiliki daya ledak tinggi.

"Itu akan membahayakan para pengguna dan juga para pedagang itu sendiri," terangnya.

Ia menghimbau para pedagang tidak menjual kembang api dan petasan kepada anak-anak di bawah umur.

"Menjual boleh, tetapi sesuai dengan ketentuan yang telah ada, petasan daya ledak tinggi itu tidak ada izinnya," kata Kapolres.

Menjelang lebaran, Ia memastikan pihak kepolisian akan terus melakukan razia secara rutin.

"Meskipun selama penyisiran tidak ditemukan petasan daya ledak tinggi, namun ada beberapa jenis kembang api dan petasan diamankan, seperti mercon korek api, itu kan berbahaya," ungkapnya.

Selain perasan dan kembang api, hal sama juga dilakukan terhadap peredaran minuman keras, namun pada saat razia berlangsung tidak ditemukan.

"Tadi tidak ada," kata Elfizar terhadap  hasil razia minuman keras. (Antara)


Foto: Saat petugas Kepolisan mendata jenis kembang api dan petasan di jalan sudirman, ranai, Natuna, Senin malam (13/5)
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar