Mahasiswa Kepri deklarasikan Papua Damai

id Papua damai, rusuh papua

Foto bersama perwakilan mahasiswa se-Kepri yang menggelar deklarasi Papua Damai, yang sejalan dengan kegiatan diskusi keterbukaan informasi publik yang diselenggarakan Divisi Humas Polri. (ANTARA/Pradanna Putra Tampi)

Saling membantu satu sama lain, dan saya berharap Bhineka Tunggal Ika bukan hanya imajinasi dan kata-kata. Papua adalah tanah Indonesia, harusnya tetap menjadi bagian dari NKRI,
Batam (ANTARA) - Puluhan mahasiswa dari berbagai universitas yang ada di Provinsi Kepulauan Riau mendeklarasikan Papua Damai, agar peristiwa yang tidak kondusif di bumi cenderawasih belakangan ini tidak kembali terjadi.

Deklarasi yang berlangsung di Batam ini berisikan 'Kami mahasiswa di Kepulauan Riau menyatakan kami adalah Papua. Papua adalah Indonesia. Damai Papua, damai Indonesia, "kitorang semua basaudara".

"Hari ini kami diundang dalam rangka mengikuti kegiatan Diskusi Keterbukaan Informasi Publik yang digelar Divisi Humas Polri. Momentum ini justru kami manfaatkan untuk menggelar deklarasi #PapuaDamai bersama mahasiswa lainnya," kata Mahasiswa STIE Ibnu Sina Batam, Fatlio Fatra kepada Antara di Batam, Kamis.

Fatlio mengatakan, sudah saatnya kita saling bergandeng tangan bahwa Papua adalah bagian dari Indonesia. Peristiwa yang terjadi baru-baru ini sudah seharusnya dijadikan pembelajaran bersama.

"Suasana menjadi tidak kondusif kan akhir-akhir ini terjadi karena maraknya peredaran berita hoaks. Sebagai mahasiswa, tentu kita juga harus bisa menyaring informasi agar tidak mengundang kericuhan sesama anak bangsa," ucapnya.

Ia pun menambahkan, hadirnya diskusi publik yang mengangkat tema hoaks serta cerdas dalam bermedsos kepada mahasiswa ini sangat memberikan semangat untuk tidak saling menjatuhkan.

Senada dengan Fatlio, mahasiswa Universitas Putra Batam bernama Rizka Ayu Sundari ini menyatakan deklarasi #PapuaDamai bertujuan agar kedepannya masyarakat Indonesia dapat saling merangkul.

"Saling membantu satu sama lain, dan saya berharap Bhineka Tunggal Ika bukan hanya imajinasi dan kata-kata. Papua adalah tanah Indonesia, harusnya tetap menjadi bagian dari NKRI," tuturnya.

Kabag Pelayanan Informasi dan Dokumentasi, Divisi Humas Polri, Kombes Pol Tjahyono Saputro, seusai menggelar kegiatan diskusi publik bersama mahasiswa se-Kepri menyatakan kondisi Papua dan Papua Barat kini berangsur membaik. Sejumlah aktivitas rutin di Bumi Cenderawasih itu mulai bangkit kembali.

"Oleh sebab itu, kegiatan literasi ini terus kita gencarkan. Dengan harapan dapat meminimalisir peredaran informasi atau berita hoaks tersebut," tegasnya.
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar