Upaya Polres Lingga meredam asap dan api

id Upaya Polres Lingga meredam asap dan api lingga, kabut asap

Upaya Polres Lingga meredam asap dan api

Satgas Karhutla saat memadamkan api di salah satu lokasi hutan dan lahan di Kabupaten Lingga (Humas Polres)

Personil kita juga turun langsung dalam meredakan api dan titik titik panas di wilayah Kabupaten Lingga
Lingga (ANTARA) - Musim kemarau yang terjadi akhir-akhir ini di sejumlah wilayah di Kepulauan Riau, salah satunya di Kabupaten Lingga, menyebabkan kebakaran hutan dan lahan serta kabut asap berhasil di redam oleh Polres Lingga dengan berbagi upaya menjalin sinergitas antara lembaga TNI, Pemerintah Daerah, hingga Ormas dan masyarakat.

"Untuk Karhutla kita lakukan upaya prefentif dengan melakukan penyuluhan kepada masyarakat mulai dari sosialisasi, memasang spanduk karhutla hingga himbauan langsung kepada masyarakat," kata Kapolres Lingga, AKBP Joko Adi Nugroho, kepada Antara, Selasa.

Upaya lainnya yang dilakukan oleh Polres Lingga dalam penanganan karhutla di wilayah hukum Kabupaten Lingga, dengan cara menjalin sinergi dengan menggelar rapat koordinasi bersama instansi terkait, dalam rangka pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan.

"Bahkan seluruh Polsek jajaran Polres Lingga, juga melakukan hal yang sama mengadakan rapat koordinasi," sebutnya.

Kemudian Polres Lingga juga membuat Satuan tugas (Satgas) Kebakaran hutan dan lahan, dimana satgas ini bekerja sama dengan instansi terkait dalam menekan dan mencegah terjadinya kebakaran serta menyatukan langkah kesiapsiagaan dan tindakan antisipasi bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.

Sementara itu untuk penanganan kabut asap kiriman, yang sampai ke wilayah Kepulauan Riau dan Kabupaten Lingga khususnya, Polres Lingga dengan sigap juga mendirikan dua posko sekaligus yaitu Posko pengaduan dan penanggulangan dampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan di Polres Lingga dan Posko Kesehatan yang berada di RSUD Dabo Singkep.

"Personil kita juga turun langsung dalam meredakan api dan titik titik panas di wilayah Kabupaten Lingga," ujarnya.

Selain melakukan pencegahan kebakaran hutan dan lahan, Polres Lingga juga melakukan tindakan hukum terhadap oknum pembakar hutan dan lahan, yang mana hal ini dibuktikan dengan telah diamankannya pemilik lahan bersama pekerjanya yang dengan sengaja membuka lahannya dengan cara dibakar di Desa Lanjut. 

Polsek Singkep Barat juga turut mengamankan pemilik lahan yang berada di Air Merah Kecamatan Singkep Barat.

Bagi pelanggar apabila diketahui terbukti melakukan pelanggaran tindak pidana berupa pembakaran hutan dan lahan dapat dikenakana Pasal 187 KUHP, perbuatan tersebut menimbulkan bahaya bagi umum dan bagi barang (ayat 1).
2, UU RI No. 39 Tahun 2014 Pasal 108, sebagaimana Pasal 56 Ayat 1 di pidana penjara maksimal 10 tahun dan denda maksimal 10 Milyar.

Kemudian undang-undang RI nomor 41 tahun 1999 diubah menjadi undang-undang RI nomor 18 tahun 2013, undang-undang RI nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan Lingkungan Hidup. (Antara)
 
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar