Logo Header Antaranews Kepri

Peserta Ijtima Dunia tetap berdatangan meski belum kantongi izin

Rabu, 18 Maret 2020 23:08 WIB
Image Print
Ribuan peserta Ijtima Ulama 2020 Zona Asia di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. ANTARA/HO/int

Gowa (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan menyayangkan peserta Ijtima Dunia 2020 Zona Asia di Kecamatan Bontomarannu tetap berdatangan walaupun kegiatan tidak mendapat izin.

"Malam ini ribuan peserta sudah berkumpul, dan jauh-jauh hari sudah kami lakukan koordinasi kepada panitia penyelenggaranya dengan memberikan surat edaran Bupati tentang penundaan acara itu," ujar Kepala Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Gowa Arifuddin Saeni di Gowa, Rabu.

Ia mengatakan koordinasi dengan penyelenggara cukup intens dilakukannya dan berupaya memberikan saran-saran demi kemaslahatan masyarakat karena adanya pandemi COVID-19 ini.

Bahkan pihaknya sudah beberapa kali melakukan rapat koordinasi dengan unsur pengamanan di Kabupaten Gowa sebelum dan sesudah keluarnya surat edaran Bupati Gowa tentang penundaan sementara kegiatan tersebut.

Baca juga: Jawa Timur luncurkan laman deteksi diri dari COVID-19

Arifuddin Saeni yang juga mantan wartawan koran harian besar di Sulawesi Selatan ini menyatakan jika pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk membubarkan kegiatan sehingga penanganan kegiatan itu tersebut dipercayakan kepada aparat keamanan.

"Yang pasti kita tetap bersinergi dengan semuanya termasuk pihak keamanan. Kita tidak punya kewenangan untuk membubarkan kegiatan itu, tetapi upaya-upaya meminimalisir kemungkinan adanya penularan COVID-19 itu kita lakukan," katanya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo yang dikonfirmasi melalui sambungan langsung telepon dan pesan WhatsApp juga tidak menanggapi .

Baca juga: BNI akui satu karyawan meninggal tapi tidak sebut penyebabnya

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan mengeluarkan surat penyampaian penundaan kegiatan Ijtima Dunia 2020 Zona Asia yang dihadiri oleh perwakilan ulama dari 48 negara.

"Berdasarkan arahan Pak Bupati dengan dikeluarkannya surat edaran, maka semua kegiatan di Kabupaten Gowa untuk sementara ditunda termasuk Ijtima Asia ini," ujar Sekretaris Daerah Gowa Muchlis.

Ia mengatakan penundaan itu terkait dengan maraknya penularan COVID-9 yang terjadi di Indonesia.

Muchlis menyatakan surat edaran yang dikeluarkannya itu merupakan langkah antisipasi dalam mencegah penularan virus Corona atau COVID-19 di wilayahnya yang rawan ditularkan dari perwakilan beberapa negara tersebut.

"Surat edaran ini dikeluarkan melalui beberapa pertimbangan dan juga sebelum dikeluarkan itu dirapatkan terlebih dahulu dengan unsur pimpinan, TNI/Polri, Camat dan pemerintah desa," katanya.

Baca juga: Tanjungpinang tutup Museum Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah dua pekan



Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026