Logo Header Antaranews Kepri

Gereja Katolik Indonesia dukung kebijakan pemerintah tanggulangi COVID-19

Sabtu, 21 Maret 2020 22:09 WIB
Image Print
Umat Katolik melaksanakan ibadah misa harian dengan menjaga jarak di Gereja Maria Ratu Damai, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (20/3/2020). Misa tersebut menjadi misa bersama terakhir karena mulai tanggal (21/3) hingga (3/4) 2020, umat diminta untuk misa secara daring di rumah masing-masing sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/ama.

Jakarta (ANTARA) - Gereja dan umat Katolik Indonesia mendukung kebijakan pemerintah dalam upaya mengantisipasi penyebaran virus SARS-CoV-2, penyebab penyakit COVID-19.

"Gereja katolik Indonesia bagian dari negara kesatuan Republik Indonesia, siap untuk bersama-sama melaksanakan bela negara dan cinta tanah air," kata Sekretaris Jenderal Keuskupan Agung Jakarta Romo Adi Prasojo dalam Konferensi Pers di Kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, Sabtu.

Ia mengatakan selain sepakat untuk mengikuti arahan pemerintah, Gereja Katolik Indonesia juga meminta seluruh keuskupan di Indonesia untuk meniadakan misa peribadatan harian maupun mingguan dan semua ritual peribadatan yang melibatkan dan mendatangkan banyak orang, baik di tingkat paroki, lingkungan wilayah dan sebagainya.

Baca juga: Pemulangan warga Malaysia dari Iran sertakan warga Singapura dan Indonesia

Baca juga: Mendagri imbau masyarakat hentikan kerumunan massa

Mulai 21 Maret hingga 3 April 2020 dan setelahnya, Gereja Katolik akan mengevaluasi sesuai kebijakan dan arahan dari pemerintah.

Lebih lanjut, Romo Adi Prasojo juga mengatakan bahwa rumah sakit, para dokter, perawat dan tenaga medis siap mengambil bagian untuk menjadi relawan membantu pemerintah melawan wabah COVID-19.

Kemudian, ormas Katolik seperti Wanita Katolik Republik Indonesia, Ikatan Sarjana Katolik Indonesia, Pemuda Katolik, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia dan Forum Masyarakat Katolik Indonesia serta universitas-universitas Katolik, lembaga-lembaga dan elemen Katolik lain bersedia untuk menjadi relawan mendukung pemerintah dan bersama-sama menghadapi wabah COVID-19.

Sementara itu, ia juga menyampaikan kesiapan para cendekiawan dan ilmuwan Katolik untuk ikut memberikan sumbang saran bagi pemerintah dalam melawan COVID-19.

Baca juga: Dokter: Penyemprotan disinfektan efektif cegah COVID-19

Baca juga: Mendagri: Alat tes cepat COVID-19 akan didistribusikan ke daerah



Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026