Logo Header Antaranews Kepri

Masyarakat waspada cuaca buruk

Minggu, 3 Januari 2021 23:49 WIB
Image Print
Nurul (30) seorang warga Kampung Tua Batu Merah, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, menunjuk lokasi rumah warga yang hilang disapu gelombang pasang pada Jumat (1/1). Dalam peristiwa bencana tersebut delapan rumah warga hanyut dan lenyap, 26 rusak parah dan tudak ada korban jiwa. Foto Antara/Evy R. Syamsir

Batam (ANTARA) - Pemerintah Kota Batam Kepulauan Riau meminta masyarakat tetap waspada akan risiko bencana yang diakibatkan cuaca buruk yang melanda kota itu pada awal tahun 2021.

"Kita berdoa semua masyarakat aman dan tidak ada lagi bencana banjir, ombak tinggi, dan longsor di wilayah kita. Namun, kita tetap waspada," kata Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad di Batam, Ahad.

Ia meminta masyarakat terus memantau informasi cuaca agar dapat menghindari kemungkinan terjadinya musibah.

Sejumlah daerah di Batam mengalami banjir, tanah longsor dan properti rusak karena dihantam ombak tinggi pada Jumat dan Sabtu (1-2/1).

Amsakar menyatakan pemerintah belum memiliki data lengkap mengenai daerah, korban dan kerugian akibat musibah cuaca buruk itu. Petugas masih berada di lapangan untuk memantau lokasi rawan bencana.

Ia meminta camat, lurah dan organisasi perangat daerah mendata seluruh lokasi rawan bencana di penjuru kota agar dapat dilakukan mitigasi.

Menurut dia, bencana seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang dan jalan rusak berisiko terjadi saat cuaca buruk, sehingga harus disiapkan langkah-langkah pencegahan.

"Kita ingin semua risiko bencana dapat diantisipasi," kata Amsakar.

Pemerintah kota akan mengevaluasi risiko bencana dalam rapat bersama Badan Pengusahaan Kawasan Batam, Senin (4/1).*



Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2026