Kemenkes pasok oksigen melalui kerja sama mancanegara
Rabu, 21 Juli 2021 21:05 WIB
Satgas Oksigen Jabar saat mengirim tabung oksigen ke kabupaten/kota di Jabar. (ANTARA/HO-Humas Pemprov Jabar)
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kesehatan berupaya memenuhi kebutuhan oksigen untuk kebutuhan pasien COVID-19 di berbagai rumah sakit melalui kerja sama antarnegara hingga kalangan swasta.
"Kerja sama mulai dari konversi kebutuhan industri gas menjadi pemenuhan oksigen medis sampai melakukan impor oksigen," kata Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi saat menyampaikan siaran pers PPKM di kanal YouTube FMB9 yang dipantau dari Jakarta, Rabu.
Menurut Nadia kerja sama dilakukan pemerintah dengan seluruh elemen masyarakat, pengusaha, perusahaan startup, lembaga masyarakat, dan lainnya.
Menurut Nadia pemerintah juga sudah menerima donasi dari sejumlah negara sahabat berupa oksigen konsentrator, tabung oksigen, liquid oksigen. "Bantuan itu dari Singapura, Australia, Temasek, Indorama, Shopee, Pertamina dan Tanoto," katanya.
Dia berharap kebutuhan oksigen di Tanah Air dapat terus ditambah agar memenuhi kebutuhan di fasilitas pelayanan kesehatan.
Nadia juga mengingatkan kepada rumah sakit agar terus memperbarui pasokan oksigen pada sistem informasi RS online secara teratur.
“Kami juga mendorong Satgas oksigen untuk menjadi forum koordinasi di tingkat provinsi dan kabupaten/kota termasuk memastikan pengawalan pada rute perjalanan yang ada pengetatan,” ujarnya.
"Kerja sama mulai dari konversi kebutuhan industri gas menjadi pemenuhan oksigen medis sampai melakukan impor oksigen," kata Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi saat menyampaikan siaran pers PPKM di kanal YouTube FMB9 yang dipantau dari Jakarta, Rabu.
Menurut Nadia kerja sama dilakukan pemerintah dengan seluruh elemen masyarakat, pengusaha, perusahaan startup, lembaga masyarakat, dan lainnya.
Menurut Nadia pemerintah juga sudah menerima donasi dari sejumlah negara sahabat berupa oksigen konsentrator, tabung oksigen, liquid oksigen. "Bantuan itu dari Singapura, Australia, Temasek, Indorama, Shopee, Pertamina dan Tanoto," katanya.
Dia berharap kebutuhan oksigen di Tanah Air dapat terus ditambah agar memenuhi kebutuhan di fasilitas pelayanan kesehatan.
Nadia juga mengingatkan kepada rumah sakit agar terus memperbarui pasokan oksigen pada sistem informasi RS online secara teratur.
“Kami juga mendorong Satgas oksigen untuk menjadi forum koordinasi di tingkat provinsi dan kabupaten/kota termasuk memastikan pengawalan pada rute perjalanan yang ada pengetatan,” ujarnya.
Pewarta : Andi Firdaus
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
RSUD Kepri dapat pendampingan perbaikan tata kelola dari RSUP Hasan Sadikin Bandung
05 January 2026 14:19 WIB
Poltekkes Tanjungpinang latih para kader posyandu wujudkan kesehatan janin
29 December 2025 17:00 WIB
Poltekkes Tanjungpinang edukasi kesehatan reproduksi kepada siswa SMPN14 Madong
04 November 2025 15:32 WIB
Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang latih deteksi dini kaki diabetes dan senam kaki
17 September 2025 6:14 WIB
Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang berdayakan kader posyandu guna kesejahteraan janin
11 September 2025 16:38 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
DKPP Batam ajukan permohonan 1.200 dosis vaksin PMK sapi kurban tahun 2026
02 February 2026 12:36 WIB
Polda Kepri target turunkan angka pelanggaran lalu lintas diawal tahun 2026
02 February 2026 10:34 WIB
Polres Lingga tanam 200 bibit pohon pisang guna dukung program ketahanan pangan
31 January 2026 16:18 WIB