BP Batam bertekad benahi pelayanan di Pelabuhan Batuampar
Jumat, 17 September 2021 6:42 WIB
Kegiatan di Pelabuhan Batuampar Kawasan Batam. (ANTARA/ Naim)
Batam (ANTARA) - Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas Pelabuhan Bebas Batam membenahi pelayanan di Pelabuhan Batuampar, sebagai upaya mengurangi biaya yang membebani pengusaha.
"Kami ingin mengurangi 'cost' pelabuhan. 'Cost' bukan karena kapal bayarnya mahal tapi tentu karena ada permasalahan di hulu ke hilir harus diselesaikan," kata Kepala BP Batam Muhammad Rudi di Batam Kepulauan Riau Jumat.
Ia menjelaskan, beberapa pembenahan yang diharapkan antara lain mempercepat seluruh proses pelayanan dan perizinan. Jangan sampai pengurusannya ditunda-tunda.
"Kalau bisa waktu lima menit selesai, selesai. Saya tidak bilang lima jam," kata dia.
Kemudian, area di sekitar pelabuhan harus aman, terisolasi, dan tidak boleh dimasuki orang secara sembarangan.
Untuk itu, kata dia, pihaknya tengah menganggarkan penutupan seluruh area.
Lalu, kata dia melanjutkan, proses administrasi kepelabuhanan harus satu pintu dan satu sistem.
"Meski ada BLE, (Batam Logistic Ecosystem) harus terkoneksi semua," kata dia yang juga menjabat Wali Kota Batam.
Ia juga meminta jajarannya untuk memberikan kepastian waktu untuk kapal yang hendak memasuki Batam.
"Kalau kita hitung masuknya di Batam hanya dua jam selesai, dua jam harus selesai. tidak boleh menunggu enam jam, tujuh jam, delapan jam. Ada yang satu hari," kata dia.
Hal itu, kata dia, membuat 'cost' pelabuhan terlalu mahal bagi pelaku usaha.
"Kami ingin mengurangi 'cost' pelabuhan. 'Cost' bukan karena kapal bayarnya mahal tapi tentu karena ada permasalahan di hulu ke hilir harus diselesaikan," kata Kepala BP Batam Muhammad Rudi di Batam Kepulauan Riau Jumat.
Ia menjelaskan, beberapa pembenahan yang diharapkan antara lain mempercepat seluruh proses pelayanan dan perizinan. Jangan sampai pengurusannya ditunda-tunda.
"Kalau bisa waktu lima menit selesai, selesai. Saya tidak bilang lima jam," kata dia.
Kemudian, area di sekitar pelabuhan harus aman, terisolasi, dan tidak boleh dimasuki orang secara sembarangan.
Untuk itu, kata dia, pihaknya tengah menganggarkan penutupan seluruh area.
Lalu, kata dia melanjutkan, proses administrasi kepelabuhanan harus satu pintu dan satu sistem.
"Meski ada BLE, (Batam Logistic Ecosystem) harus terkoneksi semua," kata dia yang juga menjabat Wali Kota Batam.
Ia juga meminta jajarannya untuk memberikan kepastian waktu untuk kapal yang hendak memasuki Batam.
"Kalau kita hitung masuknya di Batam hanya dua jam selesai, dua jam harus selesai. tidak boleh menunggu enam jam, tujuh jam, delapan jam. Ada yang satu hari," kata dia.
Hal itu, kata dia, membuat 'cost' pelabuhan terlalu mahal bagi pelaku usaha.
Pewarta : Yuniati Jannatun Naim
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BP Batam: STS crane mempercepat aktivitas bongkar muat hingga 44 persen
21 November 2023 17:52 WIB, 2023
Pemkot Batam upayakan percepatan sertifikasi lahan di kampung tua Batuampar
07 November 2023 17:08 WIB, 2023
BP Batam tetapkan tempat pemeriksaan fisik terpadu di Pelabuhan Batuampar
13 December 2022 16:39 WIB, 2022
Batam Batuampar 10K turut diramaikan peserta Singapura dan Malaysia
11 September 2022 15:52 WIB, 2022
Terpopuler - Ekonomi & FTZ
Lihat Juga
Harga emas di Pegadaian hari ini Jumat 13 Februari naik, tembus Rp3 juta/ gram
13 February 2026 8:36 WIB
BPJS Kesehatan Tanjungpinang sebut sebanyak 11 ribu peserta PBI dinonaktifkan
11 February 2026 17:10 WIB