PMI di Malaysia borong tiket kapal mudik Lebaran ke Batam
Minggu, 10 April 2022 21:43 WIB
Calon penumpang perdana tujuan Singapura menjalani pemeriksaan imigrasi di Pelabuhan Internasional SBP Tanjungpinang, Kepri, Sabtu (9/4/2022). ANTARA/Ogen.
Tanjungpinang (ANTARA) - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad menyampaikan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia telah memborong tiket kapal mudik Lebaran ke Batam tahun ini.
"Informasi yang diperoleh, kapal yang biasa melayari Malaysia dan Batam sudah dibooking PMI hingga Lebaran nanti," kata Gubernur Ansar di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Minggu.
Oleh karena itu, Ansar mengusulkan agar pihak-pihak terkait menambah trayek angkutan laut Malaysia ke Batam, hal ini untuk mengantisipasi kedatangan wisman dari negara tetangga ke daerah ini.
Ia optimis banyak wisman yang akan datang dari Malaysia ke Kepri melalui pintu pelabuhan di Batam maupun Tanjungpinang, seiring telah dibukanya pintu perjalanan antar dua wilayah tersebut.
"Selain PMI, kita juga harus mengakomodir wisatawan dari Malaysia kemari, makanya harus ada tambahan kapal lagi," ujar Ansar.
Ansar turut meminta diskresi pemerintah pusat terkait syarat pelaku perjalanan wisman Singapura atau Malaysia masuk ke Kepri tak perlu lagi melampirkan bukti tes PCR, karena harga yang relatif mahal di negara mereka.
"Wisman cukup melampirkan bukti tes antigen saja, saat tiba di pintu pelabuhan Kepri," sebut dia.
Mantan Legislator DPR RI itu pun meyakini pembukaan perjalanan laut Kepri-Malaysia atau sebaliknya, pelan-pelan akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Hal itu mengingat ada tiga alasan utama warga Kepri kerap bepergian ke negara tetangga, yaitu untuk berwisata, kunjungan keluarga, dan menjalani pengobatan kesehatan.
"Dari Tanjungpinang, pelayaran perdana ke Singapura dan Malaysia sudah dimulai dua hari terakhir. Meski penumpang masih relatif sedikit, tapi saya yakin dalam waktu dekat pelayaran antar dua wilayah ini bisa normal kembali seperti sediakala," demikian Ansar.
"Informasi yang diperoleh, kapal yang biasa melayari Malaysia dan Batam sudah dibooking PMI hingga Lebaran nanti," kata Gubernur Ansar di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Minggu.
Oleh karena itu, Ansar mengusulkan agar pihak-pihak terkait menambah trayek angkutan laut Malaysia ke Batam, hal ini untuk mengantisipasi kedatangan wisman dari negara tetangga ke daerah ini.
Ia optimis banyak wisman yang akan datang dari Malaysia ke Kepri melalui pintu pelabuhan di Batam maupun Tanjungpinang, seiring telah dibukanya pintu perjalanan antar dua wilayah tersebut.
"Selain PMI, kita juga harus mengakomodir wisatawan dari Malaysia kemari, makanya harus ada tambahan kapal lagi," ujar Ansar.
Ansar turut meminta diskresi pemerintah pusat terkait syarat pelaku perjalanan wisman Singapura atau Malaysia masuk ke Kepri tak perlu lagi melampirkan bukti tes PCR, karena harga yang relatif mahal di negara mereka.
"Wisman cukup melampirkan bukti tes antigen saja, saat tiba di pintu pelabuhan Kepri," sebut dia.
Mantan Legislator DPR RI itu pun meyakini pembukaan perjalanan laut Kepri-Malaysia atau sebaliknya, pelan-pelan akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Hal itu mengingat ada tiga alasan utama warga Kepri kerap bepergian ke negara tetangga, yaitu untuk berwisata, kunjungan keluarga, dan menjalani pengobatan kesehatan.
"Dari Tanjungpinang, pelayaran perdana ke Singapura dan Malaysia sudah dimulai dua hari terakhir. Meski penumpang masih relatif sedikit, tapi saya yakin dalam waktu dekat pelayaran antar dua wilayah ini bisa normal kembali seperti sediakala," demikian Ansar.
Pewarta : Ogen
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Zionis Israel cegat konvoi kapal-kapal bantuan hendak menuju Gaza di perairan Yunani
01 May 2026 11:57 WIB
Disnakertrans Kepri dalami dugaan kelalaian K3 yang menewaskan seorang pekerja di PT ASL Batam
29 April 2026 11:13 WIB
Dishub Kepri sebut Tanjung Uban punya 2 dermaga sandar kapal roro tahun 2026
29 April 2026 10:22 WIB