Wisman ke Kepri kini cukup melampirkan hasil tes antigen
Rabu, 20 April 2022 16:14 WIB
Kapal Sindoferry di pelabuhan Internasional SBP Tanjungpinang, mulai melayani penumpang rute Tanjungpinang-Singapura atau sebaliknya. (Antara/Ogen)
Tanjungpinang (ANTARA) - Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Buralimar menyampaikan wisman Singapura yang masuk ke daerah tersebut kini cukup melampirkan hasil negatif COVID-19 tes Antigen dari negara asal, setelah sebelumnya diwajibkan menunjukkan hasil tes PCR.
"Kita minta semua petugas di lapangan satu suara. Sekarang kedatangan wisman di pintu masuk Kepri, tak perlu lagi menunjukkan hasil PCR, melainkan cukup Antigen," kata Buralimar di Tanjungpinang, Rabu.
Buralimar menyampaikan kebijakan tersebut berdasarkan Adendum Surat Edaran Kepala Satgas COVID-19 Nomor 17 Tahun 2022 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Luar Negeri Pada Masa Pandemi COVID-19.
Ia sangat mengapresiasi kebijakan terkait, karena selama ini penerapan kebijakan PCR menjadi salah satu kendala wisman datang ke Kepri. Ini mengingat biaya tes PCR di negara itu relatif mahal, yaitu sekitar 100 Dollar.
Ia optimis syarat perjalanan dengan Antigen akan mendorong lebih banyak lagi wisman negara tetangga datang berlibur ke Kepri sejak dibukanya pintu perbatasan ke Singapura maupun Malaysia pada awal April 2022.
"Saat ini wisman negeri jiran sudah mulai banyak datang ke Kepri. Saya yakin jumlahnya akan terus bertambah, seiring kelonggaran bagi pelaku perjalanan luar negeri yang diberikan pemerintah pusat," ucap Buralimar.
Bahkan Buralimar berharap ke depan pemerintah pusat syarat wisman masuk ke Kepri tak perlu tes COVID-19, namun cukup vaksinasi dosis lengkap. Apalagi perkembangan kasus COVID-19 di Kepri sudah makin melandai, ditambah capaian vaksinasi sangat tinggi sehingga bersiap-siap menuju fase endemi.
"Kalau sekarang kita maklum dengan adanya tes COVID-19 bagi wisman Singapura, karena pemerintah mempertimbangkan kondisi kasus COVID-19 di negara tetangga khawatir menyebar ke Kepri," sebut dia.
Lanjut Buralimar menyampaikan Kepri sudah sangat siap menyambut kunjungan wisatawan asing setelah dua tahun terhalang pandemi COVID-19.
Ia telah berkoordinasi dengan asosiasi pariwisata mulai dari transportasi hingga perhotelan untuk menerima kedatangan wisman yang diprediksi makin meningkat saat lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah.
"Kita sudah mempersiapkan diri selama 1,5 tahun untuk menerima kunjungan wisman. Kedatangan wisman tentu berdampak positif terhadap pemulihan ekonomi Kepri usai dihantam pandemi," ucap Buralimar.
"Kita minta semua petugas di lapangan satu suara. Sekarang kedatangan wisman di pintu masuk Kepri, tak perlu lagi menunjukkan hasil PCR, melainkan cukup Antigen," kata Buralimar di Tanjungpinang, Rabu.
Buralimar menyampaikan kebijakan tersebut berdasarkan Adendum Surat Edaran Kepala Satgas COVID-19 Nomor 17 Tahun 2022 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Luar Negeri Pada Masa Pandemi COVID-19.
Ia sangat mengapresiasi kebijakan terkait, karena selama ini penerapan kebijakan PCR menjadi salah satu kendala wisman datang ke Kepri. Ini mengingat biaya tes PCR di negara itu relatif mahal, yaitu sekitar 100 Dollar.
Ia optimis syarat perjalanan dengan Antigen akan mendorong lebih banyak lagi wisman negara tetangga datang berlibur ke Kepri sejak dibukanya pintu perbatasan ke Singapura maupun Malaysia pada awal April 2022.
"Saat ini wisman negeri jiran sudah mulai banyak datang ke Kepri. Saya yakin jumlahnya akan terus bertambah, seiring kelonggaran bagi pelaku perjalanan luar negeri yang diberikan pemerintah pusat," ucap Buralimar.
Bahkan Buralimar berharap ke depan pemerintah pusat syarat wisman masuk ke Kepri tak perlu tes COVID-19, namun cukup vaksinasi dosis lengkap. Apalagi perkembangan kasus COVID-19 di Kepri sudah makin melandai, ditambah capaian vaksinasi sangat tinggi sehingga bersiap-siap menuju fase endemi.
"Kalau sekarang kita maklum dengan adanya tes COVID-19 bagi wisman Singapura, karena pemerintah mempertimbangkan kondisi kasus COVID-19 di negara tetangga khawatir menyebar ke Kepri," sebut dia.
Lanjut Buralimar menyampaikan Kepri sudah sangat siap menyambut kunjungan wisatawan asing setelah dua tahun terhalang pandemi COVID-19.
Ia telah berkoordinasi dengan asosiasi pariwisata mulai dari transportasi hingga perhotelan untuk menerima kedatangan wisman yang diprediksi makin meningkat saat lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah.
"Kita sudah mempersiapkan diri selama 1,5 tahun untuk menerima kunjungan wisman. Kedatangan wisman tentu berdampak positif terhadap pemulihan ekonomi Kepri usai dihantam pandemi," ucap Buralimar.
Pewarta : Ogen
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pembalap Mario Aji masih cukup kesulitan di sesi latihan bebas Moto2 Indonesia
04 October 2025 10:45 WIB
Wagub Kepri sidak gudang Bulog pastikan stok pangan cukup jelang ramadhan
24 February 2025 11:05 WIB
Terpopuler - Ekonomi & FTZ
Lihat Juga
Satgas Pangan Natuna sidak pasar, pantau harga pangan jelang Imlek dan Ramadhan
14 February 2026 15:04 WIB
BI Kepri siapkan Rp2,9 triliun uang kartal untuk momen Ramadhan dan Idul Fitri 2026
13 February 2026 17:54 WIB