Tanjungpinang (ANTARA) - Ribuan pengunjung memadati acara pesta pantai Lebaran 2022 di objek wisata Batu Limau di Kecamatan Ungar, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Rabu.

Pesta pantai di Desa Batu Limau biasa digelar rutin setiap tahun untuk memeriahkan Hari Raya Idul Fitri, namun dalam dua tahun terakhir tidak bisa dilaksanakan akibat pandemi COVID-19.

"Alhamdulillah, tahun ini kita diizinkan pemerintah menggelar pesta pantai seiring melandainya kasus COVID-19," kata Ketua Panitia Pesta Pantai Batu Limau Amir.

Pada pesta pantai kali ini, panitia menyuguhkan hiburan band "organ tunggal" dengan menghadirkan penyanyi dari luar kota.

Baca juga:
Sejumlah warga Batam pilih pulau penyangga untuk liburan
Ribuan warga berlebaran di Pulau Penyengat Tanjungpinang

Para pengunjung dikenai biaya tiket masuk per orang sebesar Rp5.000 khusus warga Desa Batu Limau dan Rp7.000 bagi warga dari luar wilayah tersebut.

"Pengunjung dikenai tiket masuk, karena acara ini murni diinisiasi pemuda setempat," ujar Amir.

Amir menyebut acara pesta pantai tahun ini berjalan aman dan lancar dengan tetap memperketat protokol kesehatan guna mencegah penyebaran COVID-19.

Menurut dia, kegiatan tersebut disambut antusias warga, sebab sudah lama tak ada hiburan serupa di Desa Batu Limau imbas pandemi.

Ramainya pengunjung turut berdampak terhadap ekonomi pedagang kuliner di objek wisata Batu Limau karena dagangan mereka laku terjual.

"Perkiraan kami, ada sekitar 1.000 lebih pengunjung yang hadir hari ini," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Pemprov Kepri Buralimar mengimbau masyarakat berwisata secara aman dan sehat selama libur Lebaran.

Ia menyebut antusiasme wisatawan lokal pada momentum Lebaran tahun ini sangat tinggi, mengingat libur dan cuti bersama yang diberikan pemerintah cukup panjang, yakni terhitung 29 April hingga 8 Mei 2022.

"Kawasan-kawasan wisata sudah mulai ramai sejak Lebaran pertama, terutama di pantai," ujar Buralimar.

Ia juga mengingatkan masyarakat dan pengelola tempat wisata saling menjaga keamanan guna mengantisipasi kejadian yang tak diinginkan.

Di sisi lain, masyarakat diingatkan disiplin protokol kesehatan dengan tetap memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

"Kami harap aktivitas wisata tahun ini berjalan aman dan lancar tanpa adanya kenaikan kasus COVID-19 usai libur Lebaran," ucap Buralimar.

Di lokasi objek wisata Batu Limau terdapat aneka bebatuan menyerupai benda/manusia, seperti batu kapal, batu keris, batu lesung, batu kelamin, hingga batu bilik atau kamar.

Baca juga:
SAR Tanjungpinang siaga antisipasi kecelakaan saat libur Lebaran
Libur Lebaran, Polres Bintan pastikan keamanan tempat wisata

Pewarta : Ogen
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2024