"Saya menerima amanah yang diputuskan dalam rapat pengurus harian untuk mengisi jabatan Plt. Ketua Umum PPP. Atas dukungan dan doa para kiai yang ada di majelis ini, bismillah saya akan bekerja keras agar PPP bisa bangkit di Pemilu 2024," kata Mardiono dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin.
Mardiono dipilih melalui Musyawarah Kerja Nasional yang dihadiri ketua dan sekretaris dari 27 DPW PPP se-Indonesia.
Ketua Majelis Syariah PPP Mustofa Aqil Siradj mengatakan keputusan itu diambil atas usulan berbagai pihak.
Dia berharap keputusan itu bisa bermanfaat dan lebih baik untuk partai.
"Kami tidak bisa menahan gejolak protes, suara, dan usulan dari berbagai pihak. Tidak kurang dari 10 kali pertemuan kami adakan untuk menanggapi gejolak ini. Keputusan ini semata-mata merespon kiai dan berbagai pihak," kata dia.
Sebelumnya, Majelis PPP mengirimkan surat pada Suharso dan memintanya mengundurkan diri dari jabatan Ketua Umum PPP. Namun, tidak ditanggapi.
Selain itu, ada pula rentetan aksi yang meminta Suharso mundur, antara lain dari para santri, kader PPP, serta pecinta kiai.
Aksi tersebut merupakan buntut dari ucapan Suharso terkait "amplop kiai" dan hal lain yang dinilai tidak sesuai dengan AD/ART PPP.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Muhammad Mardiono ditunjuk gantikan Suharso jadi Plt Ketum PPP
Muhammad Mardiono jabat Plt Ketum PPP, gantikan Suharso Monoarfa
Senin, 5 September 2022 9:44 WIB
Musyawarah Kerja Nasional PPP di Serang, Banten, Minggu (4/9/2022). (ANTARA/HO-Humas Mukernas)
Jakarta (ANTARA) - Muhammad Mardiono resmi ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menggantikan Suharso Monoarfa.
Pewarta : Fauzi
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Rapat Paripurna DPR RI setujui 26 RUU kabupaten/kota menjadi UU, termasuk Bintan
09 July 2024 12:41 WIB, 2024
Menteri Bappenas dukung skema pembiayaan swasta untuk "green circuit" di Bintan
12 February 2023 14:18 WIB, 2023
Setelah dipecat dari Ketum PPP, Suharso Monoarfa diminta mundur dari jabatan menteri
06 September 2022 20:23 WIB, 2022
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
China terbuka untuk dialog kembali dengan Jepang asal Takaichi tarik ucapan soal Taiwan
11 February 2026 11:16 WIB